Wednesday, May 21, 2014

The Beauty in Ugly part 1

The Beauty In Ugly
Stright/YulSic/mini series/+16/Else>

CAST      : Yuri as Man dan Jessica
SUB        : Park Shin Hye, SooYoung, Yoona

PART 1

“Nona air panasnya sudah saya siapkan.”
“iyaa..nanti..”
Selesai mandi.. aku keluar karena sudah waktunya makan malam..
Meja yang besar dan luas, berbagai makanan terhidang.. hanya kami berempat.. yaa.. hanya aku, ayahku, ibuku dan adikku… Aku dari keluarga yang dibilang sangat kaya.. Ayahku seorang pemilik perusahaan besar.. tak hanya ada di korea.. Ayahku juga memiliki perusahaan di Inggris yang di tangani oleh kakaku Jung Min Woo.. dan Ibuku adalah seorang fashion designer.. terkenal sampai Amerika dan Asia.. Siapa yang tidak akan melirikku?? Cantik, baik, kaya, pintar.. mungkin orang akan bilang aku cewek yang sempurna.. Tak ada yang tahu jika satu yang kurang dalam hidupku… yaitu ketulusan cinta dari orang lain.. Aku sangat ingin menjalani perjalanan cinta seperti novel dan drama2.. yang hidup bahagia dengan cinta mereka.. Berbeda denganku… dasar matre!! Mereka mendekatiku karena memanfaatkanku.. bukan cuma orang yang ingin mendekatiku, bahkan teman dan sahabatku tidak ada yang sungguh – sungguh berteman denganku karena aku seorang Jessica.. tapi karena aku seorang anak dari keluarga kaya..aarrgghhhh……..

Tok…tok…tok…
“masuk” jawabku  “ada apa bi??” tanyaku saat melihat pelayanku masuk..
“ini nona..” jawab pelayanku memberiku sebuah keranjang besar..
“apa itu..”
“biasa non.. dari penggemar anda.” Jelasnya
“huff….” aku menghela nafas menerima keranjang besar itu..
“saya permisi non.”
Aku mengangguk.. aku mendorong keranjang itu, aku lihat ada surat, bunga, boneka, banyak sekali..
“pasti surat dari orang yang sama.” Aku mengambil beberapa surat “David, Henry, Jihoo, Kang woo, HanMin, sunghae, Gaeun, LeeJung,… haaah!!” Aku meletakkan surat – surat itu…
Aku yakin sekali isi surat itu sama… aku bosan mendengar kepuitisan mereka padahal cinta mereka bukan dari hati.. ingin sekali aku mendapatkan cinta sejatiku.. bagaimana ya??


Tiba – tiba…
Ada cahaya kecil kuning terbang diatas kepalaku..
“apa itu??” gumanku mengikuti arah terbang cahaya kecil itu.. Aku terus mengikuti cahaya itu dan cahaya kecil itupun hinggap di jendelaku..
“hai nona cantik.”
“KYAAA!! Bisa ngomong??!!!” panikku kaget bukan kepalang
“ya bisa lah, peri sunny bunny sweety honey berry geto loh.”
“Eh??” heranku
“oh ya aku sampai lupa pada tujuanku!! Heeii kau Jessica!!”
“kok tau namaku??”
“sudah diam, dan dengarkan..aku kesini mendatangimu karena ingin membantumu.”
“memangnya apa yang bisa di lakukan oleh kunang – kunang kuning kecil kaya kamu??”
“KUNANG – KUNANG?!! Kau!! Sudah kubilang aku peri”
“aku tak bisa melihatmu!!”
“hah!! Jangan bahas itu!! Sekarang diam dan dengarkan!!”
“galak sekali??” guman ku melihat cahaya kuning yang bisa bicara itu
“Jessica jung sooyeon!! Kau akan jadi Jessica yang blak – blak an.”
“sepertinya aku familiar dengan kata – kata itu??”
“eem…” Sunny ikut berpikir
“SALAH BODOH!!!” bentaknya setelah berpikir 20 menit, aku yang tertidur sampai kaget mendengar teriakannya, gile kecil segini teriaknya keras banget??
“kok aku yang bodoh???”
“IYA!!! Kenapa jadi bawa2 Jhony blak – blak an coba?? Maksudku tu kamu mau ketemu cinta sejati kan?? Sini mendekat..” ucap Peri itu
“kau sama lubang telingaku saja besar lubang telingaku.. kau la yang mendekat!!”
“aaaa…dasar cerewet!! Pantas tak ada cowok yang deket!”
“Kau!!!!!” getakku
“mian..” ucapnya terbang mendekat..
#$%$$@#$$%%$%$#$@#$#%#$%#….
“Aaaaaaaaa…” pahamku mendengar bisikan dari peri kecil itu..
“mengerti??”
“heeemm…” anggukku… “tapi lalu???”
CLINGGG…..
“Eh kok ilang?” Dasar peri GeJe…
Aku segera memanggil pelayanku..
“bi, kekamarku dong..” Aku menutup telponku..
Aku menceritakan ideku pada pelayanku yang aku sudah percaya dari dulu.. dia termasuk kepala pelayan disini dan yang telah mengurusku dari aku kecil..
“non yakin??”
“aiih… jika tak yakin aku tidak seserius ini.”
“baik nona saya akan melaksanakannya.. dijamin beres dah..” ungkapnya dan pamit keluar dari kamarku
Aku tersenyum dan membanting diriku di kasur menatap langit – langit.. “berhasil kah?” tawaku..
Tapi kemana peri itu pergi?? Padahal dia belum memberi tahu aku harus ke Negara mana?? hati ku berbicara ke Negara itu… heeemmm

Esoknya, aku sudah bersiap – siap dengan rencanaku tentunya rencana dari peri gak jelas itu..
“sudah siap nona??” tanya pelayanku..
“sudah dong pastinya..”
“anda yakin hanya ini bawaaan anda??”
“tenang non, jika nanti membutuhkan sesuatu saya pasti akan segera terbang ke jepang non.”
Pelayanku yang satu ini memang gokil punya deh..
“non yakin mau berangkat sekarang?? Bibi pasti rindu sama non yang manis ini.”
“ah..bibi kaya aku mau pergi lama aja..”
“yah demi cita – cita enon bibi dukung deh.” Ujar pelayanku memelukku hangat..
“saya siap non!!” seru anak dari pelayanku yang aku anggap saudaraku.. Dia berlari cepat seperti flashman.. “hehehee…” tawanya saat sudah disampingku..
“eh…kamu Shin hye.. jaga baik – baik ya nona Jung.”
“yah omma, percayakan sama aku.. jika ada yang berani menggoda sica unnie dengan sigap aku hajar dia habis – habisan..” Gaya shin hye memraktekkan gaya karatenya.. malah terlihat seperti gaya burung pengkor XD
“Yasudah, kami pergi dulu ya bi..” pamitku menggiring shin hye masuk

Didalam pesawat..
“Non..” panggil shin hye, aku meliriknya tajam..
“eh… sica maksudku..” tawanya menafsir makna lirikanku..
“hmm..” jawabku singkat
“memang kurang cakep tah, namja2 yang ada disekolahmu.. sampai2 kau pindah ke jepang untuk mencari cinta??”
“bukan begitu, di sekolahku mereka semua sama,. Hanya melirikku sebagai cewek cantik yang kaya.. padahal apa, dibelakangku mereka menggunakan cara yang sama dengan gadis lain..”
“heeemm…” Angguk shin hye..
“lalu rencanamu pindah apa??”
Aku mendekat dan membisikkan rencanaku.. mengerti maksudku dia kaget..
“Apa?!!” serunya kaget dan menjauhkan wajahnya
“sttt,,,..” aku menutup mulutnya..
“kau yakin sica??”
Aku memainkan alisku, dia hanya menatapku heran…dan geleng – geleng kepala.. aku hanya tertawa melihat ekspresi wajahnya…

Sampailah kami ditujuan…
Pelayanku memang hebat.. dia sudah menyeting rumahku di Jepang sesuai dengan mauku… sederhana dan berada di komplek yang nyaman.. Aku masuk kedalam rumah..
“wuaaa… sederhana dari luar, elegan dari dalam dan mantap lah..” jelas Shin Hye..
“jika butuh bantuan, kami memantau dari sana..” Ujar pengawalku menunjuk kearah rumah kecil di bukit..
“kalian disana??”
“iya nona..”
Aku mengangguk2.. “aku ngantuk.. aku tidur dulu lah..” aku menguap dan tidur dikamar..
“ada ya cewek kaya nyaris sempurna seperti dia?? Aneh..” Guman Shin Hye menatap kearah sica..


“kami akan mengantar nona kesekolah nona yang baru..” Ujar HyoMin pengawal setia ayahku..
“Oke…aku juga sudah siap dengan rencanaku.. bagaimana HyoMin?? Apa kau masih mengenaliku??”
“eeh…em… tidak nona.” Jawab HyoMin dengan raut wajah yang aneh..
“Shin Hye,,??”
“ah.. sica.. jika kau seperti itu mana ada orang yang akan jatuh cinta padamu..”
“inilah rencanaku..mencari cinta sejati..” banggaku dan mengikuti HyoMin kemobil..


Aku bersekolah di dekolah international di jepang.. ternyata disana banyak juga orang korea, tidak cuma orang korea.. dari berbagai Negara asia juga ada.. yah namanya juga sekolah international..
“watashi no namae wa Jung Pil Ah desu.. dojo yoroshiku..” perkenalan pertamaku didepan kelas..
Mereka memandang kearahku sinis, meledek… aku berjalan menuju ke kursi yang ditunjuk oleh guruku..
BRUUUGG,,,.. aku tersungkur karena ada sesuatu yang menyangkut dikaki kiriku..
Semua kelas tertawa melihatku terjatuh… “Pila-san??”
“aah… tidak apa – apa.. aku baik2 saja..” aku bangun dan membungkukkan badanku, aku melihat kearah orang yang menjegalku.. eeww…orang ini..!! dasar jerapah!! Awas saja kau..
“eittsshh tahan Sica.. tahan… karaktermu adalah gadis culun.. santai…” gumanku menahan emosiku
Aku duduk di dekat jendela..
Hari pertama disekolah dengan karakter culun, ternyata sangat tidak mengenakkan.. gadis jerapah bertubuh tinggi itu terutama.. selalu mengerjaiku dihari pertama.. baru pertama aku dah nyium lantai kelas, merasakan air wc disekujur tubuhku, merasakan nikmatnya mandi dengan kuah sup.. hari pertama yang indah dan aku sudah ganti seragam sampai 5 kali bayangkan..

“Bagaimana hari pertama sekolah??” tanya Shin Hye setelah melihatku masuk..
“cih… sialan!! Cewek jerapah kurang ajar!! Awas saja dia!!”
“wuooo nyantai mpok..nyantai.. baru pulang dan mau nerkam orang..” Shin Hye melangkah mundur di jarak siaga..
“ada apa??” tanyanya lagi setelah aku melepas sepatuku dan melangkah kedapur mengambil minum yang disediakan oleh Shin Hye..
“itu.. ada cewek jerapah bernama SooYoung, songong banget tuh bocah!!”
“orang korea juga??”
“dari namanya iya.. tapi dari kulitnya..em.. kulitnya cukup gelap untuk orang korea.”
“emang kau diapakan??”
“dia dan gang gilanya si hikari, tomaki, deka, dan entah siapa si cewek berambut ungu norak itu lupa..”
“iya tak penting nama mereka.. kau diapakan??” tanya shin hye mulai serius
“aku di bully…” tangisku jatuh ke pangkuannya..
“APAAA??!!!”
“Besok aku mau masuk ke kelasmu!!”
“kamu kan dah daftar di smp?? Ingat kamu ini masih smp..”
“tapi.. mereka sudah membully mu..”
“tanang aku masih bisa bertahan..” Aku menyemangati diriku seraya mengepal tangan ke langit..
“Lagi pula aku tidak percaya denganmu, bergaya melindungiku yang ada aku yang melindungimu” gerutuku
“Oh ya?? kapan??” tanyanya dengan tampang aneh
“Sudah diam, aku mau mandi..”


Kicau burung itu..
Aku bangun dan membuka jendela.. segarnya udara pagi di tempat ini… aku menghirup dalam – dalam udara pagi..
Aku melihat sekeliling adalah sebuah perbukitan dengan taman bunga yang indah… aku melihat kearah jalan.. aku melihat kearah seseorang yang sedang berlari pagi, dia duduk di kursi dekat taman bunga.. aku duduk di jendela dan menonton aktifitas orang itu.. hingga sampai dia berhenti istirahat dan melanjutkan joggingnya…
“cool” Eh?? apa tadi yang kubilang??
Aku keluar dari rumah dan berjalan menyusuri perkarangan rumah.. nyaman sekali, dikorea tidak ada tempat seperti ini.. karena aku menyamar dengan karakter ini, tentu aman dari godaan laki – laki..
Aku terus berjalan mengitari taman dan sampai di sebuah komplek sederhana. Aku berhenti dipinggir jalan, aku duduk dikursi… sejam aku duduk,.
“pulang ah..” ucapku sambil berdiri dan melangkah,. Namun apa yang terjadi??
“arah mana yang harus aku lalui??” Aku tidak sadar sejauh apa aku melangkah dan  ternyata aku tidak tahu jalan pulang.. mati.. dimana ini?? Gak bawa hape lagi.. huaaa…. aku panik…
Aku berjalan dan berputar – putar di komplek.. sudah 10 kali aku berputar dan alhasil selalu tempat ini yang aku temui.. aku menyerah dan duduk di trotoar.. “aku nyasar..” aku memeluk lututku merenungi nasib..
“sumimasen??” aku mengangkat kepalaku dan aku melihat ada sepasang kaki mengenakan sepatu putih berdiri didepanku.. aku mendongak kearah orang itu.. dia tersenyum..
“who??” tanyaku dengan nada takut
“kau bukan orang jepang??” tanyanya dan duduk disampingku
aku mengangguk.. dia seperti orang yang aku lihat tadi pagi.. Tampan jugaa… huuaaa kenapa aku jadi ganjen gini?? santai sica ini bukan saatnya untuk mengaggumi seseorang, sadar kau lagi nyasar!!
“maaf mengganggu acara menangismu.. aku dari tadi melihatmu mengelilingi komplek ini sampai 10 kali.. ada apa??”
“ah…” aku terdiam.. maluuu…
“kau tidak mengerti ya??” tanyanya garuk – garuk kepala..
“aiisshh… bahasa inggrisku yang buruk..” keluhnya
“mengerti, eeemmm….sedikit.. aku orang korea..” jelasku..
“mwo?? Kau orang korea?? Aku juga orang korea, kenapa gak bilang.. aku kira kau orang amerika atau sebangsanya.” Ujarnya panjang lebar menggunakan bahasa korea setelah mengetahui aku orang korea..
“kau juga orang korea??” tanyaku..
“iyaa.. keluargaku pindah ke jepang karena ayahku dipindah kerja disini.. sekitar 4 tahun yang lalu.” Jelasnya..
“aku dari tadi melihatmu mengelilingi komplek ini sampai 10 kali.. kau sedang apa??”
“ah…” malu sekali jika aku mengakuinya..
“aku terus melihatmu sampi akhirnya kau duduk disini..”
“aku…aku tersesat..” jawabku datar..
“sudah aku duga.” Jawabnya dan berdiri..
“ayo aku antar.. dimana rumahmu??” ajaknya..
Aku masih diam terduduk, sumpah aku dah gak kuat lagi berjalan.. kakiku mau lepas..
“kau lelah??” tanyanya berjongkok didepanku..
Aku mengangguk pelan.. Dia membalik badanya.. “naiklah, aku akan menggendongmu.”
Orang ini, aku tidak mengenalnya… ternyata masih ada orang baik seperti dia.. tidak memandang rupa.. padahal aku menyamar seperti gadis buruk rupa.. tapi dia baik sekali.. “ayoo..naiklah.. tidak apa2.”
Aku naik kepunggungnya.. dan dia mengangkat tubuhku.. “apa aku berat??” tanyanya..
“aahh…tidak…” jawabnya agak tertekan..
“pasti aku berat..” raguku..
“tidak..” jawabnya..

-TBC-

Eaaaa………………….dan akhirnya saya menyelesaikan part 1… ahheeyy!!!
Siapakah orang itu?? yang cool itu??
eeemm……….
^^
Happy reading!!! ~~~

No comments:

Post a Comment