Wednesday, May 21, 2014

The Beauty In Ugly part 4

Pertamanya aku mau update Tae Ny tapi masih pendek.. daripada di penggal kaya kemarinn… hahaha.. untung bisa nyambung lagi..
wakakakakakakaka….. saya ambil keputusan neh YoonSeo dah kadung kebuat Stright.. Yoona anak metal, SeoHyun GB terkenal..
Hehehehehee… :D

SEMANGAT dan silahkan saksikan di bioskop transparan El… >>
The Beauty In Ugly episode 4

PART 4

“Selamat pagi putri kodok!!”
Mereka lagi dan selalu mereka yang menyapa pagiku,, bukannya Yuri T.T
“pagi..” datarku tapi dicegah oleh sooyoung dan kawand2..
“aaiiihh..aku sudah telat senpai..” terpaksa memanggil mereka senpai
“tidak bisa!! Ayo mainan dulu..”
“mainan apa? Boneka?? Petak umpet?? Atau apa??” tanyaku berupaya bergurau
“gak lucu putri kodok!!” bentak Izumi
“Kami ada mainan baru dan lebih seru..” ucap Hikari
“KALIAN!!!!!” seru seseorang
“sudah aku bilang untuk tidak menganggunya!!”
SooYoung bersaudara memasang wajah takut.. Yuri mendekatiku dan mmbawaku ke lapangan…
Apa – apaan ini??
“SEMUA YANG ADA DISEKOLAH INI!! AKU PERINGATKAN KE KALIAN SEMUA!! DIA GADIS YANG ADA DISAMPINGKU ADALAH KEKASIHKU! JADI AKU PERINGATKAN KALIAN UNTUK TIDAK MENGGANGGUNYA ATAU KALIAN BERHADAPAN DENGANKU! TERUTAMA UNTUK KALIAN!!!” tunjuk Yuri kearah SooYoung bersaudara..
Semua isi sekolah seperti mendengar suara petir karena idola mereka akhirnya berpacaran dan pacarnya sang putri kodok?? Oh tidakkk!!!!!!
“pacar???” Gumanku
Yuri menatapku lalu tersenyumm… “tampannya…. :3”
“maaf..” ucap Yuri
“Ah?? Maaf??”
“Aku tidak bermaksud.. itu tadi..” ucap Yuri
Aku sadar, pasti Yuri cuma berupaca melindungiku gak ada maksud apa – apa.. heemm…



Tak terasa sudah sebulan aku mengenal Yuri dekat..
Dia sering main kerumahku dan mengenal Shin Hye dekat karena Shin Hye dekat dengan Adiknya dan Shin Hye pernah diajakk ke rumah oleh Yoona.. Shin Hye juga heran masih bisa menemui orang seperti Yuri.. baik, ramah, sopan, keren, gayanya cool abis.. bahkan pengawalku yang berpura2 jadi pamanku itu pun mengakuinya..
Dan Si cewek jerapah itu.. dia dan krucil2nya sudah tidak berani menggangukuku lagi semenjak Yuri ber acting menjadi pacarku.. Yuri..aku ingin tahu seperti apa perasaanya padaku.. sesungguhnya dia mengangapku seperti apa?? Hanya ingin melindungiku atau…

“Baru pulang??”
“iyaa.. dari rumah Pila..”
“Oh.. kakak Shin Hye??”
“aneh ya?? Adiknya cantik tapi kakaknya jelek sekali..”
“Oey!! Bicara apa kau??!” marah Yuri terhadap adiknya..
“Gomen..” ujar adiknya..
“Bagaimanapun, dia kakak pacarmu!!”
“maaf kak..” ucap adiknya..
“jangan sesekali berkata seperti itu lagi!”
Yuri menatap kesal kearah adiknya..
“kau sangat membelanya, kau suka padanya??”
Yuri glagapan menanggapi pertanyaan adiknya..
“bbbukaan begitu… ccuu..mmm..maa.. haiisshh!!!” Yuri berlalu dan masuk kekamarnya..
“kenapa dia?? Aku kan cuma bertanya ringan, kenapa dia merasa terpojok??” heran adik Yuri


“Aku sudah siap..” Aku keluar dan menemui Yuri..
Shin Hye menatap panik dan langsung menarik tanganku,..
“Ada apa sih??”
“itu kau lupa memasang tompelmu!!”
“ah iya.. untung Yuri gak melihatnya..”
Setelah itu aku keluar..
“tadi kenapa buru2 masuk??”
“tidak…hehehheee…” jawabku
“ayo berangkat..” ajaknya..
“aku berangkat..”
“hati – hati.. Siccc… eh.. hati – hati Pila..” ucap Shin Hye..
Aku memberi lirikan tajam..
“Pila unnie..” lanjut Shin Hye, dan aku memeluknya.. “apalkan terus dialog ini tiap pagi.” Ucapku berbisik saat memeluknya..
“salahmu tidak pernah mau aku panggil unnie sebelumnya..” jawabnya mencari alasan
“kami berangkat..” pamit Yuri..
Kami berdua keluar dari perkarangan rumah..

“waaah.. aku juga mau ada orang sebaik Yuri.. berbeda sekali dengan adiknya..” keluh Shin Hye

“Datang juga.. ayo pulang dan kita makan di tempat biasa.” Ajak Yuri yang berdiri didepan pintu kelasku..
“beruntung sekali putri kodok itu mendapatkan Yuri! Mereka romantis sekali..” Elu SuYong
“akhirnya dia pulang juga..” Lega Izumi
Ya.. saat dikelas.. SooYoung dan teman2nya menjadi pengawalku.. dan Yurilah yang memerintahnya..
“Aku pulang ya..” pamitku kepada mereka.. Mereka semua serentak berdiri dan membukuk berbarengan..
“Baik.. hati – hati dijalan..” koor mereka..

Sampailah kami di tempat makan biasa kami.. haruskan aku mngutarakan perasaanku sekarang?? Aku harus memberanikan diri.. apakah yuri juga menyukaiku??
Kami saling terdiam…
“Yuri…” “Pilaa..” kami saling panggil bersamaan..
“kau dulu..”
“ah…kau dulu..” elak Yuri
“Yuri… emm.. sebelumnya aku minta maaf..”
Yuri memasang wajah heran.. “untuk apa??”
“karena aku menyukaimu.. maaf..”
“Pila??”
“iya yuri aku menyukaimu saat pertama kali aku mengenalmu..”
“Pila..” Yuri terdiam.. kami terdiaam..
“Maaf Pila..” Jawab Yuri..
“buat apa??”
“karena aku tak tahu harus seperti apa, selama ini bukankah kita dekat karena aku senang berteman denganmu.. bukan ingin lebih.” jelasnya
“Tak apa Yuri, gadis jelek, norak sepertiku tidak pantas menyukai orang sepertimu.. maaf Yuri.. maaf..”
“bukan begitu pila.”
“Yuri.. terima kasih sudah bersandiwara menjadi pacarku untuk melindungiku..” Aku berdiri dan berlari menjauh dari Yuri
“Pila..!! tunggu!!” Yuri berusaha mengejarku, namun aku terburu menyetop taxi.. aku masih mendengar teriakannya memanggil namaku.. aku menangis.. menangis dalam taxi dan membuat make up ku luntur.. aku mengusapnya dengan tisu dan membuat make upku sepenuhnya hilang..

“Pila,, aku tak menyangka kau menyukaiku.. Pila.. aku juga tak tahu dengan perasaanku.. memang saat bersamamu aku merasa senang, aku bisa merasakan kehangatan.. dan aku senang bisa selalu melindungimu saat kau di dekatku.. tapi aku tak tahu perasaanku padamu bagaimana.” Yuri berjalan gontai… “Pila.. maaf.. menyakitimu..” ujar Yuri..

Esok paginya..
Ting…tong…
Seseorang membukakan pintu… Yuri terdiam..
“mencari siapa??”
“apakah Jung Pil Ah ada??”
“Jung Pil Ah??” heran orang itu
“iya.. dia tinggal disini..”
“oh.. pemilik rumah ini yang dulu?? Mereka sudah pindah.. tadi pagi..”
Yuri terdiam.. beku… kaku… seperti itulah yang dirasakannya saat ini…
“maaf.. apa anda mau masuk dahulu??”
“ah.. tidak terima kasih nyonya..” pamit Yuri

“Dia pergi?? Pindah?? Pila?? Maaf.. mengapa kau pergi? Secepat ini?”
Yuri berjalan menyusuri komplek, dan dia tak pernah menyadari sepasang mata mengawasinya..
“Yuri, kau masih mencariku??”
“Yuri..sebenarnya seperti apa perasaanmu??

“Sica..” panggil Shin Hye..
“Ya??”
“sampai kapan kau mau nangkring di situ??”
“aku sedang mengintainya.. dia ke rumah kita yang lama.”
“Sica.. kau ini benar2 aneh.. sudah jelas2 dia sama seperti yang lainya, hanya menyukai orang dari fisiknya..”
“oleh karena itu aku mau mendekatinya dengan karakter asliku, sebagai seorang Jessica Jung.. aku akan masuk ke sekolah itu lagi..”
“lau bagaimana dengan Pila??”
“HyoMin sudah mengurus surat keluar Jung Pila.”
“jadi, Pila tidak bersekolah disana lagi??”
“heemm… benar sekali..”

Esok paginyaa..
“Pila pindah?!!” Seru Yuri mendengar keterangan dari SooYoung
“Iya.. aku mendengarnya dari kepala sekolah.”
“Pindah?? Secepat itu dia pergi??”
“kau putus denganya senpai??” tanya Hikari
Yuri hanya terdiam…
“yasudah.. kalian  boleh kembali kekelas..” perintah Yuri.. dan SooYoung pamit..


“Kau sudah dengar?? Ada gadis sangat cantik pindahan dari amerika..”
“iyaa,, aku tadi melihatnya di ruang kepala sekolah.. gila!! Cantik buangeett..!!”
“Aku jadi pengen lihat..”
“dia berambut blonde.. terus bodynya bueeh.. aduhai boo…”

“Dengan begini, aku pasti bisa menakhlukan Yuri..” banggaku dan berjalan menuju kelasku..
Sepanjang aku berjalan.. semua murid terpana melihatku.. ada yang sampai jatuh dari tangga.. ada yang menabrak tiang.. ada yang kepleset.. secantik itukah aku??

“ini kelasmu nona jung..”
“terima kasihh..”
Dan ternyata aku masuk kelas ini lagi… apakah aku akan di bully oleh cewek jerapah ini..terima nasib deh..
“hallo my name is Jessica.. Jessica Jung SooYeon…”
“aaaaaaaaaaaaaaaaa….” koor murid sekelas.. gile kompak sekali mereka..
“aku orang korea.. tapi tinggal di amerika.. mohon bimbingan teman  – teman karena saya murid baru yang belum mengerti sepenuhnya bahasa Jepang.” Aku membungkukkan badanku..
“Jessica kau boleh duduk disana..”
Tiba2.. cewek jerapah itu mendorong Hikari teman sebangkunya..
BRUAAKK..
“Jessica, kau boleh duduk bersamaku..” Pinta SooYoung..
Dugaanku salah jika aku akan di bully.. Hikari mengelus2 sikunya.. “Oey!! SuYon!! Sakit tau!! Bakka!!”
“Hehhee…. Gomen..” SooYoung mengedipkan matanya..
“Kau juga bisa duduk disini Jessica..”
Semua murid berseteru memintaku untuk duduk disampinganya…
“Sudah…sudah,.. Jessica.. kau bisa duduk disana..” Sensei menunjuk sebuah bangku dimana itu adalah bangkuku dulu.. saat aku menjadi seorang Jung Pil Ah

-BENGEK-
hahahahaa…. ada kata – kata baru… BENGEK >> BErsambuNG EsoK..
Hahahahahahahhahahhahahahhaa………….. huhahahahahahahahaahhaa……………..
Bnyuutt….benyut!!
SEMANGAT AJA!!
SEMANGAT!!!

tetep setia di WP el…. lup u^^

No comments:

Post a Comment