Hahahahhaaa…… kalian tahu para reader setiaku?? aku mau post f panjang nehh…. dan akan menjadi ff sebelum saya izin menghilang… wakakakaka…. jadi maaf ya,… ^^
kembali nanti setelah 2 minggu ngilang, tapi aku akan tetep ngunjungi WP lain kok, aku cuma ijin berenti nulis bentar.. hhehehe
izinkan saya……….. chu~ *cium reader*
Sebelumnya kira2 siapa yang gendong Pila??
jeengg >>>>>>>
let’s cekidot!!
let’s cekidot!!
The Beauty In Ugly
PART 2
Kami berjalan menyusuri jalan..
“kita belum berkenalan..” ujarnya
“iya.. aku Jess..eh.. maksudku Jung Pil Ah..”
“nama yang unik..” Pujinya.. “aku Kwon Yuri itu nama koreaku.. nama jepangku.. Mizuki Yuri tapi cukup panggil aku yuri saja..” jelasnya..
“senang mengenalmu dan terima kasih.”
“heemm?? Eh iya dimana rumahmu??”
“aku tak tau..”
“heh??” kaget Yuri berhenti melangkah
“iyaa…tapi yang aku tahu disekitar taman bunga yang luas, menghadap bukit.”
“eemm…dimana??”
“di sekitar kau beristirahat saat jogging tadi, saat kau duduk didekat taaman bunga luas.. itu rumahku..”
“Hah?? Kau sudah pernah melihatku?? Kapan??”
“tadi pagi.”
“berarti kau, tetangga baruku??” tanyanya..
“hah??”
“rumahku berada sekitar 4 rumah dari tempat itu.. aku mendengar ada yang menempati rumah itu, biasanya aku duduk disitu menghampiri temanku yang tinggal dirumah itu, penghuni rumah itu sebelum kamu.” Jelasnya
“memangnya dia kemana??”
“dia pindah ke Indonesia.”
“jauh sekali..”
“Kenapa kau bisa sampai di tempat tadi?? Orang baru tapi nekat jalan sendiri..”
“aku terpesona dengan keindahan tempat ini.”
“hahahaaa.. mana ada yang mau sama gadis jelek sepertiku??”
Dia terdiam…
“Keindahan fisik itu bukan keindahan sesungguhnya yang patut di kagumi.” Jelasnya dan membuatku tertegun
“Dan sesungguhnya hanya hati cantik yang dibanggakan, indah namun busuk hatinya itu menyakitkan jika mengetahui sesungguhnya..”
Diiiaaaa….menganggumkan…aku terpana dengan kata – katanya..
“kau tidur??” tanyanya menyadari aku hanya terdiam..
“ah… tidak..”
“ini rumahmu??” tanyanya menurunkanku di tempat dimana aku tadi melihatnya saat beristirahat jogging..
“iya itu rumahku..” tunjukku kearah rumahku..
Dia menatapku, tatapan hangat yang membuatku meleleh…. uaaaaaaaaaaa…..
“Pila??”
“aah yaa??”
“ada apa??”
“hehehee… tidak..” ucapku tertunduk, dia terseyum… gila cing…jangan senyum gitu la!! Lumer gua!!
“Aku pulang.. jika ingin jalan2.. kau bisa mengajakku.. ^^”
“Tidak membuatmu repot??”
“tentu tidak.. dada…” Dia berbalik..
Drap…drap..drap… beberapa orang berlari kearah kami…
Salah satu dari mereka menangkap Yuri..
“hei..hei…siapa kalian??” berontaknya..
“Nona..kau tidak apa2??”
“eehhh..eh..eh…lepaskan dia!! Dia temanku!!” marahku..
Mereka menuruti perintahku dan melepas tangan Yuri..
“maafkan mereka yuri..”
“meraka siapa??”
“aah…mereka..”
“maaf,.. kami teman ayahnya..” ucap salah satu pengawalku..
Yuri memasang muka heran
“teman ayahnya?? Ini baru teman ayahnya.. bagaimana ayah yang sesungguhnya??” guman Yuri agak takut
“maaf..” bungkuk mereka pergi dari hadapan kami.. padahal aku beri lirikan kematian ke mereka
Yuri masih memandang heran, matanya mengekor mengikuti gerak pengawalku pergi..
“Yurii..??”
“ehh…ya??”
“mereka memang seperti itu.”
“eem tak apa, tapi memang ayahmu dimana??”
“ayah? Ee.. dia di Korea.”
“Owwh…” Ucap Yuri dengan hembusan nafas pelan..
“kenapa??”
“tidak itu teman ayahmu saja berbuat seperti itu padaku, bagaimana ayahmu yang sesungguhnya?? Mungkin….”
“maaf..” Ucapku merasa gak enak
“ahhaaa… tak usah minta maaf, itu perbuatan yang tepat karena asal gendong anak gadis orang ^^”
“terima kasih..” ucapku
“ah..iya.. senang mengenalmu Pila.” Ujarnya..
Dia pergi.. aku masuk kerumah..
“aku pulanggg….”
aku heran saat melihat Shin Hye menangis meraung diruang tamu..
“Shin Hye?? Ada apa?” Dia melihat kearahku dengan mata sembabnya..
“Jessica….unnie… T.T!!!” hesterisnya.. seraya berdiri..
“iya??”
Dia berlari dan memelukku… “Unnie kau kemana saja?? Aku kira kau hilang.. jika hilang aku bisa mati oleh ummaku..” khawatirnya..
“maaf.. Shin Hye..”aku mengelus kepalanya
“dan sejak kapan kau memanggilku unnie!”
“lupa..” jawabnya singkat..
Setelah bercerita banyak tentang Yuri.. aku mandi dengan air yang disiapkan Shin Hye dan mulai tidur..
“Kwon Yuri… orang baik seperti dia, ingin sekali aku bertemu denganya lagi.”
Aku mulai masuk ke alam mimpiku..
—
“hai putri kodok!!”
Sialan cewek jerapah itu lagi..
“ada apa??” sahutku dengan senyum ramah..
“aku masih ingin bermain denganmu!!”
“maaf senpai..”
SooYoung menarik kerahku..dan mendorongku kedinding..
“mengapa sekolah ini bisa menerima gadis jelek sepertimu??”
Rasanya ingin sekali aku menerkam wajahnya..aku oseng pake potongan sayuran aku tambah telur jadilah omelet tuh muka jerapah!!
“Izumi..” SooYoung menggerakkan tangannya mengisyaratkan meminta sesuatu dari gadis rambut ungu itu, oh namanya Izumi??
Telor?? Untuk apa telor ituuu.. kenapa firasatku aku yang jadi omelet?? T.T
PRAKK.. >> GOTCHA!!
“udah jelek bau lagi..” SooYoung pergi dan tertawa meninggalkanku yang sedang sarapan pagi dengan telor mentah.. aku mendesah jengkel.. aku mengusap lendir telur yang mengalir dipipiku..
Aku bangun dan menuju ketoilet dengan emosi yang terpendam…
“SIALANN…!!! niat mau cari cinta malah kaya gini!!” aku terus mencuci rambutku di bawah sower..
Setelah rapi dan kembali ke karakter Pila aku keluar dari ruang ganti dan apa yang terjadi??
“Iya selamat Jessica Jung.. anda terkunci di dalam ruang ganti..” Ujarku dengan diriku sendiri..
“Seseorang tolong bukakan pintu..” teriakku menggedor2 pintu..
Aku terduduk dan bersandar dipintu.. “siall…” dengusku..
“kok terkunci??” ada seseorang berkata dari luar.. aku langsung bangun..
“siapa yang diluar tolong bukakan pintu!!” seruku
“ah, ada orang didalam??”
“Iyaa…Aku terkunci”
“Tunggu aku akan ambilkan kunci..”
Beberapa menit kemudian terdengar suara kunci yang beradu dengan pintu.. pintu pun terbuka dan..
“Kau??”
“Eh??” ucapku mengusap kaca mataku
“Pila?? Kenapa ada didalam??”
“Yuu…rii??” gagapku, dia si penolongku.. telah menolongku untuk yang kedua kalinya..
Aku menangis… Dia bingung harus berbuat apa, dan hanya mengelus bahuku pelan..
“siapa yang menguncimu??” tanyanya dengan nada khawatir
“entah..” sahutku dalam tangisku..jantungku berdegub saat aku menatapnya.. Sumpah Tuhan!! Cakep banget dah nih cowok!!
“eh..maaf..” uja Yuri melepas tangannya di bahuku..
“eeemm..”anggukku menghapus air mataku lagi
“sudah jangan menangis.. ayo kita keluar..” ajaknya
Aku tak menyangka bisa ketemu Yuri lagi.. dan dia satu sekolah denganku..
Saat aku berjalan berdua dengan Yuri banyak sekali siswa yang heran.. mungkin Yuri cukup terkenal disekolah ini, secara dia keren, cakep, bodynya pas banget untuk orang yang di bilang idola..
“mengapa dia bisa bersama yuri senpai??”
“entah.. perlu kita laporkan ke SuYong.” Ujar Hikari dan Izumi
“Hahh??!! Gadis norak itu bersama Yuri?? Bagaimana bisa??”
“entah..”
Sepulang sekolah.. aku berjalan sendiri.. selalu saja ada hambatan.. cewek jerapah dan antek2nya sudah mencegatku di tangga menuju loker.. aku menghela nafas..
“kau putri kodok!!”
Dasar cewek jerapah bermulut beo!! Geram sekali aku dengan orang ini..
“Kau ada hubungan apa sama Yuri??”
Yuri?? Dia mengenal Yuri?? Ah.. bagaimana tidak.. orang sekeren yuri pasti terkenal..
“heii.. jawab cewek kodok!!” Bentak si cewek berambut ungu norak itu..
Shit… must I still act a fool??
“Sepertinya dia mulai bisu! SuYong, kita apakan dia??”
“tunggu hikari, kita harus bermain lebih lama denganya.” Ucap sooyoung
“baik.. kalau begitu..”
“Sudah aku duka kalian berlimalah yang melakukan ini..” ucap seseorang dari tangga atas..
Kami semua melihat kearah orang itu.. dan dia..
“Yuri senpai??”
Senpai?? Jadi dia senior??
“jangan bermain – main dengannya!!”
Mereka semua bengong… noooeeennggg…………
SooYoung dkk memasang muka heran.. “kau mengenalnya dekat senpai??”
“bukan urusan kalian.. pokoknya jangan sesekali menganggunya!! OK!!” Jelas Yuri menuruni satu persatu anak tangga dan semakin dekat dengan kami..
“MAU MATI?!!” tanya Yuri garang..
“eh..ti..tidaakk..” mereka lari secepat kilat sampai terjatuh – jatuh.. sesekali mereka menengok kearah belakang.. dan kemudian berlari lagi dengan cepat..
“kau tidak apa?? Pila??” tanyanya memegang pundakku
“Ah… iyaa… terima kasih Yuri senpai..”
“ahahaaa… jangan terlalu formal..” ucapnya memegang bahuku.. Aiii… aku makin suka >.<
“Mau pulang??”
“Yaa..”
“bareng yuukk..”
Kami berjalan berduaan keluar dari gedung sekolah.. banyak sekali mata memandang kearah kami, aku tertunduk sedangkan Yuri berjalan cuek seraya menggandeng tanganku..
“ada apa??”
“mereka kenapa memperhatikan kita seperti itu??”
“cuek aja, kau aman bersamaku..”
WHAT?!!
DEG..DEG..DEG… JANTUNGKU MAU MELETUS!! AARRGGHHH!! ==a
Kami berhenti di sebuah festival kecil..
“acara apa ini??” tanyaku
“eh..kau tidak tahu?? Oh iya aku lupa.. kau newbie disini.. ini festival bunga. Mau masuk??”
“aah… sepertinya seru..”
Dia menggandengku masuk..
“bunganya cantik – cantik..” kagumku..
“yuri.. aku mau bertanya sesuatu padamu..”
“apa??”
“kenapa kau mau berteman denganku??”
“pertanyaanmu aneh Pila.”
“disekolah banyak sekali yang menghindar dariku.. tapi kau berbeda dengan mereka..padahal aku tak cantik”
“sudah aku jelaskan sebelumnya kan? Keindahan fisik itu bukan keindahan sesungguhnya yang patut di kagumi. Dan aku berteman denganmu, karena aku suka berteman denganmu.” Jelasnya..
Ternyata masih ada seorang pangeran berhati baik seperti dia.. aku menatap kearahnya lama..
“Pila??..Pilaa…??” panggilnya..
Dia menggoyang tanganku.. “Pila??”
“Ah..” aku sampai lupa jika sekarang namaku adalah Pila..
“kau melamun?? Ada apa??”
“Tidak..” aku tertunduk dan kurasakan pipiku memerah.. sepertinya aku jatuh cinta pada orang ini.. tapi apakah dia??
“Makan yuukk..” ajaknya
“iya.. aku juga lapar..”
Lagi – lagi dia menggandeng tanganku.. oh Tuhan… jantungku seperti mau lepas..
“ditempat ini makananya enak – enak..” Dia menggandengku masuk kesebuah kedai sederhana..
Setelah memesan makanan kami duduk dan saling ngobrol.. dia asik sekali diajak ngobrol.. tawanya.. candanya.. dan senyumnya saat dia menceritakan hal yang membuatnya malu.. dia terus bercerita dan tak kalah dia tertawa saat aku menceritakan kisahku..
“Yuri, masih ada orang sebaik kamu??” gumanku dalam hati menatap kearahnya..
Drttt…..drt….. hpku bergetar.. aku mengangkatnya..
“aku sedang diluar bersama temanku..”
“iyaa…aku akan baik2 saja..”
“sudah Shin Hye.. jangan kawatir..”
Aku menutup hapeku..
“siapa? Teman ayahmu??”
“Bukan.. dia adik sepupuku..”
“ohh…”
Selesai makan kami jalan berdua…
“senang sekali aku bisa mengenalmu..” ujarnya..
“hah??”
“sebenarnya aku belum pernah punya teman sedekat ini.. mereka.. hanya mau berteman denganku karena aku kaya..”
Aku tertegun.. dia sama sepertiku??
“Yurii..”
“maaf..jadi curhat..hehehee..”
“tak apa.. lanjutkan..” sahutku..
“aku jadi terlihat menyedihkan jika ku lanjutkan..”
“aku juga yuri.. mereka bahkan tidak mau berteman denganku..” ujarku
Dia berhenti dan memandang kearahku,,
“mereka sangat rugi tidak mengenalmu lebih dekat, Pila.. kau adalah gadis yang sangat baik.. susah sekali mendapatkan orang sebaik kau.. mau berteman tulus.. aku sangat beruntung memiliki teman sebaik kau.” Ucapnya memegang bahuku..
“Aku juga senang berteman denganmu senpai..”
“hahhahaaa… sudah ku bilang jangan panggil aku seperti itu..”
“hai! Neesan..”
“apalagi itu..” keluhnya memanyunkan bibirnya.. lucu sekali.. aku melihat kearah bibirnya yang lucu itu.. apa rasanya… ah!! Apa yang barusan aku pikirkan?? No..no..no… kenapa aku jadi kaya Taeyeon?? Ah.. jadi ingat Taeyeon, gimana kabar mereka?? Tiffany dan TaeYeon dan bayi mereka?? Kenapa aku bilang bayi, ya benar.. mereka MBA (married by accident) Mereka sudah punya anak di umur 18 tahun.. Hebat!!
Dan kini anak mereka berumur 8 bulan.. ckckckc.. TaeYeon ituu kecil – kecil perkasa.. danshin power!!
Apakah nanti aku bisa seperti mereka bersama dia… EH?? wwuuaaa… kenapa malah bagian itu yang ku bayangkan… aahh…. kenapa kau jadi berotak yadong SICA!!!!!
“Pila??”
“aahh ya??”
“Mengapa kau menggelengkan kepalamu? Pusing??”
“hahahaa… tidak..” tawaku garing, masa ane mau bilang jika aku sempet bayangin hal itu sama kamu??
“Besok kita berangkat bareng ya..” pintanya
“baik..”
Aku masuk ke gerbang dan dia melambaikan tanganya…
-TBC-
Emm… Byeon Sica!!
Lelah banget ngetik ini…. menjadi ff panjang yang pernah aku buat sebelumnya *lebeii*
Oke terimakasih dan tetap setia di jaringanku……. selamat membaca… Ilopepyu…
No comments:
Post a Comment