Friday, February 21, 2014

Aku miliku, Kamu milikku Part 12 [END] ^^

Aku miliku, Kamu milikku Part 12 [END] ^^


PART 12 (END)

Aku masuk kekamarnnya dan ada sebuah kertas yang tergeletak didekat meja, Aku kaget saat membacanya..
“Sica akan kuliah di amerika?? Sica kau meninggalkanku??”
Aku lihat tanggal keberangkatannya 20 Mei 2011, tapi sekarang dimana dia??
“ini besok??”
Aku panik, Sica kau akan meninggalkanku?? Kenapa kau tak pernah bilang padaku?? Ada apa?? Kenapa?? Bodoh!! Selama ini aku selalu jauh darinnya!! Aish!!
Aku datangi rumah Tae Yeon tapi dia bilang tidak tahu Sica dimana, semua teman2nnya bilang tidak tahu dia dimana
Sica POV

Aku Milikmu, Kamu milikku [Part 10]

Aku Milikmu, Kamu milikku Part 10


PART 10
Jessica POV
Sudah 2 hari yuri tak pulang, dia kemana ya?? Kok tidak memberi kabar?? Handphone dia mati. Di sekolah juga tidak pernah bertemu.
Yuri kau membuatku kawatir, dan sekarang menjadi hari ke 3.. Aku kawatir sekali… kemana anak itu?? Aku cari di tempat kerja, kata Soo Young kau ambil cuti kerja, apa2 an ini, kenapa denganmu Yul?? Apa aku ada salah?? Apa mungkin gara2 aku lupa hari ulang tahunnya??
Pagi seperti biasannya kami masih berangkat ke sekolah bersama, dan sepulang sekolah dia berangkat kerja…
Sepulang sekolah tak sengaja bertemu Donghae dan pacarnnya mereka akan menikah, dan aku diundang ke rumahnnya, jadi semalam aku menginap, lupa memberi tahu Yuri jika aku menginap.. dan hari itu adalah ulang tahun Yuri , aku lupa,, aku khilaf…
Dan sepulang dari itu, kami hanya bertemu pas pagi dan dia agak dingin terhadapkku,, pulang juga sangat larutt…
“Yul, sudah pulang??”
“ah iya…” jawabnya singkat
“sudah makan??”
“sudah.. kau??”
“emm…” anggukku
“Yul..” panggilku karena dia melangkah ke kamar
Dia berhenti dan melihat kearahku
“bisa kita bicara sebentar?”
“aku lelah sekali sica”
“emm.. selamat malam.” Jawabku dan kembali duduk lesu di sofa
Dan sekarang dia tidak pernah pulang… hwaaa,,,.. dia kemana???

[SMUT] Aku Milikmu, Kamu milikku [Part 11]

[SMUT] Aku Milikmu, Kamu milikku Part 11


Aduhhh!! ini aku gak tauu, gimana ngasih passwordnya hahaha T__T #fail gak papa deh.

haahhahaaaaaaa… setelah saya meluncurkan sebuah maklumat ternyata dan ternyata peminatnyaaaa buanyaaaakkkk banget ya??
saya sampai menjumpai banyak nama2 yang asing disini.. tak apalah… bagi semua yang saya anggap baru.. SELAMAT DATANG… ^^
chu~
ALERT!! ALERT!!
lau kurang hot ya.. maaf… saya kan anaknya lugu… *benyut*
tapi tetap saja saya tidak berani mempertontonkan di khalayak umum… bahayaaa….
Part 11
Aku pulang, karena berharap ada Yoona di rumah.. perasaan agak tenang melihat ada Mobil Yoona di parkiran. Aku membuka pintu apartemen dan aku lihat pemandangan yang mengejutkanku.. Yuri dan Victoria.. mereka,… hatiku panas… sakit… sesak… Victoria sudah putus dengan Yoona,, yang aku kawatirkan menjadi kenyataan,, Yuri dia masih mencintai Victoria,, jadi ini yang membuatmu menjauh dariku?? Yuri… kau terlihat menyukai saat Victoria memelukmu dan menciummu… jika kau bisa sebahagia itu, baiklah aku rela Yuri. Aku tak kuasa melihat pemandangan itu… lututku lemas.. aku pergi dari apartemen, dan menaikki taksi melaju pergi kerumah Tae Yeon
“Sica??? Ada apa??”
“Yuriii… Yurii jahat… dia… dia”
“Ada apa dengannya, kau diapakan dia??”
“aku sudah beri segalannya, tapi dia dia malah sekarang bersama Victoria, aku tahu dulu dia sangat mencintai Victoria, sekarang kekawatiranku sudah terbukti.”
“Siccaaaa…”
“Tae Yeon… aku harus melupakan Yuri… sebaiknya aku pergi saja ke amerika, aku tidak jadi kuliah disini.”
“Siccaaa..” Tae Yeon memelukku
Yuri POV

Aku milikmu, Kamu milikku [Part 9]

Aku milikmu, Kamu milikku Part 9


PART 9

Jessica POV
“sampai bertemu di kantin ya…”
“ah iya…dada…” jawabnya sambil berlalu
Yuri POV
Aku berhenti dan berbalik, aku menatapnya yang berjalan menjauh..
“Apa dia lupa akan hari ini??” ucapku lemas
huuuuhhff… aku menghela nafas dan kembali melangkah menuju kelas..
Jessica Pov
Aku mengambil kaca dan aku lihat, aduhh sial,,, bekas ciuman yuri jelas sekali, ada banyak lagi… pasti mereka meledekku…
“pagi sica…” sapa teman2ku
“ah..pagi..” aku menunduk
“kau kenapa Sica??” tanya Tae Yeon heran
“kau sakit?? Kenapa Yuri mengijinkan kau masuk??” tanya Sunny heran
“tidak aku tidak sakit” jawabku tersenyum
“Sica, lehermu??” Tiffany menunjuk
“ah..apa?? ada apa??”
“waahh…” Mereka semua terpaku melihatku
Dan malunnya suara Tiffany terlalu keras..
“kau semalam pasti sama Yuri??” tanya Tae Yeon menggoda
“kalian ini seperti tidak pernah merasakan saja.” Ledek Sunny melindungiku
“iya Tiff, suaramu terlalu keras Jessica jadi malu kann..” tegur Hyo Yeon
“maaf, hehehheheee….”
“Wah Yuri, terlalu sembrono..” Sahut Sunny
“hah??! Sunny emang kau dengan Soo Young bagaimana??” tanya Tae Yeon ingin tahu
“rahasia.”
“ah,..kalian ini pagi2 yang dibicarakan seperti itu.” Elak ku mengalihkan topik pembicaraan yang aneh ini
“sebentar lagi ujian ya??” tanya Sunny mengganti topik
“iya, itu berarti kau akan pindah keluar negri ya?? Menyusul orang tua dan adikmu, kau jadi akan kuliah disana?”
“ah…emm…” Iya itu tandannya aku akan berpisah dengan Yuri
Tidadakk…tidakk… akan….
“aku ingin kuliah disini, tapi papaku ingin aku melanjutkan di Amerika.”
“apalagi disini sudah ada Yuri, akan semakin berat untukmu ke Amerika,”
“iya….” Aku tampak sedih…

Aku milikmu, kamu milikku [Part 8]

Aku milikmu, kamu milikku Part 8


PART 8

Yuri POV

Maaf Sica rutinitasku membuatku agak jauh darimu, kita jadi jarang bersama walau satu rumah, setiap malam aku lihat kau masih duduk di sofa menungguku, tapi aku hanya memberimu senyum karena aku sangat lelah. Dan malam ini juga, aku lihat kau sudah tertidur di kamarmu, kau tidur sambil memeluk foto kita bersama, aku juga rindu kebersamaan kita. Maaf Sica, aku menghampirimu yang tertidur, aku mencium keningmu dan membenarkan selimutmu.
“Yuri, baru pulang??” Dia menahanku saat aku akan melangkah keluar
“ah.. iya, kau tidurlah aku lelah aku juga mau tidur.”
“aku rindu sekali padamu, tidurlah bersamaku.”
“baiklaah…” aku tidur disampingnnya memeluk hangat dirinya
Ini hari minggu, aku masuk pagi
“aku berangkat ya, terima kasih sarapannya.”
“ya… hati2..”
Jessica POV

Huufftt,,, dia tidak menciumkku, hahh…..
Be-te!!

Aku milikmu, kamu milikku [Part 7]

Aku milikmu, kamu milikku Part 7


PART 7
Jessica POV
“lapar, makan apa enakknya?” aku berjalan ke kulkas, hufft tidak ada apa2!
TING…TONG…
“Ya sebentar,,,” siapa ya?? Mereka tidak bilang2 jika akan main
Aku membuka pintu
“Wah…Victoria??”
“Haloo Jessie….”
“ayo masuk..”
“apa kau sedang tidak ada acara??”
“ah iya,,”
“kita jalan2 yuukk… aku mau belanjaa..” ajak Victoria
Aku pun menuruti ajakan dia untuk belanja, dia ini orang yang sangat modis dalam berpakaian. Tubuhnya yang bagus juga menjadi nilai plus penampilan dia, pantas saja Yuri sempat terlena padannya, jika dia bukan milik sahabatnnya pasti aku tidak akan mendapatkan Yuri
“Sica, aku dengar dari Yoona kau mendapat serangan dari Trooper fever ya?? Kau tidak apa2”
“ah,,, Trooper fever?? Bagaimana kau tahu??”
“kau ini, aku ini dulu kakak kelasmu lo. Aku juga tidak tahu jika kau adik kelasku hahaha.., saat mereka menjadi Twin Trooper mereka jadi sangat terkenal, aku tahu semua karena aku sudah dekat dengan mereka dari SMP. Ketua grup itu terkenal ganas, tapi tak tahu malu.”
“hah?? Kenapa?? Tapi dia cantik kok.”
“iya luarnnya tapi dalamnya busuk sekali, Yoona bilang bahwa si Luna memaksa cinta ke Yuri, tapi Yuri tidak pernah perduli, lucu sekali.”
“emm…Vic, boleh aku bertanya sesuatu??”
“apa??”

Aku milikmu, Kamu milikku [Part 6]

Aku milikmu, Kamu milikku Part 6


PART 6
“wah, enaknnya satu sekolah dengan kekasih.” Ledek Yoona
“kau iri??”
“em tidak sieh, andai saja victoria sekolah disini.”
“hahaahaa… mana mungkin dia kembali ke SMA kelas 3??”
Victoria adalah kakak kelas kami dulu saat SMA kelas 2, tapi kami mulai dekat saat SMP. Sedangkan aku sudah bersahabat lama dari kami kecil. Dan sudah lama sekali menyimpan rasa kepadannya. Tapi untuk apa aku pikirkan?? Sekarang dihatiku sudah ada penggantinnya yaitu Jessica
“kau tidak kawatir dengan keamanan Jessica??”
“kenapa??”
“haha..kau tidak ingat setiap ada gadis yang dekat denganmu kecuali aku pasti saja esoknnya kabarnnya dia pindah sekolah.”
“heh!! Awas saja jika dia berani macam2 dengan Jessica.”
“kau tadi berangkat bareng bersamannya dan pasti sudah ada gosip tersebar. Kita ini icon sekolah, gosip pasti cepat sekali tersebar seperti virus flu babi.” Jelas Yoona
“gelar kita sebagai Trooper membuat kita susah untuk dekat dengan orang lain.” Keluhnya
“mau kita dekat dengan laki2 atau perempuan, susah sekali, untung saja kekasihkku tidak sekolah disini, jadi aku aman2 saja. Hahahahahaaaa…..”
“aku malah senang karena bisa melindunginnya dengan mudah.”

Aku milikmu, kamu milikku [Part 5]

Aku milikmu, kamu milikku Part 5


Part 5
Sudah hampir satu minggu Sunny belum memberi kesempatan kepada Soo Young untuk menjelaskan..

Sunny POV

“nona, ada teman anda menunggu nona di depan.”
“suruh saja dia pergi, aku tidak mau bertemu dia!”
“baik.”
Lalu pelayanku keluar dan menemuinnya,

“maaf, nona Sunny tidak mau bertemu anda. Apakah anda sedang bertengkar dengannya??”
“ah,,, yasudah makasih ya bi, tapi sampaikan padannya bahwa aku tidak akan pulaang, aku akan menunggunya diluar sampai dia mau menemuikku. Aku akan tetap diluar dan takkan pernah pulang.”
“oh,, baik.”

Soo Young, aku masih mencintaimu, tapi aku sakit hati karena ulahmu!! Kenapa kau begitu tega, aku tidak mempercayaimu!! Aku benci kau!!
“nona..”
“ada apa lagi!!”
“mmmaaf ini, saya hanya mau menyampaikan pesan dari teman nona, bahwa dia akan menunggu nona diluar sampai nona mau bicara dengan dia.”
“ah!! Aku tidak perduli, aku ngantuk mau tidur!”
“iya permisi nona.”
Setelah pelayanku keluar, aku lihat dari jendela.. benar.. dia masih diluar, ini bulan November ini musim dingin aku lihat jam.. jam 7 malam,

Dia masih diluar menungguku dia duduk di depan gerbang? ini sudah jam 10 malam
“dia masih diluar?? Ini dingin sekali.” gumanku

Aku milikmu, kamu milikku [Part 4]

Aku milikmu, kamu milikku Part 4


PART 4
Aku masih merasakan peluk hangat itu, ah ternyata aku tertidur dipelukannya. Aku melihat dia tertidur, dia seperti malaikat. Yuri aku sangat mencintaimu, Aku bangun dan berniat ingin membuat sarapan, selama libur, Yuri selalu mengambil Sift pagi dan pulang sore, Jika sekolah dia mengambil sift siang.

Beberapa menit kemudian aku lihat Yuri keluar dengan terburu2,
“Sica, aku terlambat kerja.”
“Terlambat?? Ini jam 7, kau kan masuk jam 8??” jawabku sambil menunjuk jam
“jam 7?? Itu jam mati, aku lupa menghidupkan alarm, sekarang jam 8.” Jawabnnya sambil berkemas
“mati?? Eh kau tidak sarapan?? Aku membuat sandwich kesukaanmu.”
“maaf sica aku terlambat. Lagi pula aku tidak lapar, aku bisa makan nanti.” Jawabnnya dan aku agak kecewa mendengarnnya.
“Emh, ya sudah hati2 ya Yuri.” Jawabkku dengan senyum walaupun sesungguhnya aku kecewa, Dia melangkah keluar, aku menghela nafas dan berbalik. Tapi aku dengar dia kembali masuk dan memelukku dari belakang. Dia membalikkan badanku, Lalu menciumku…Dia tersenyum..
“Terima kasih sarapannya.”
Aku tersenyum dan memeluknnya. “jangan lupa sarapan yang sesungguhnnya.”

Aku milikmu, kamu miliku [Part 3]

Aku milikmu, kamu miliku Part 3


Part 3

“krystal, akhirnnya kau datang juga. Sudah lama tak bertemu aku rindu sekali padamu.”
“Iya, baru libur jadi aku ingin melihatmu kak”
“ayo kita kekamarku aja.”

Siapa tamu Jessica itu?? Imut dan cantik eh… Sica mencium kening dan pipinnya?? Siapa Sica dia?? Kesambar petir mendengar kata2 dari jessica aku rindu kamu my sweet honey.
Dddiaaa? Apa dia kekasih Jessica, rasa sakit kedua kaliannya aku rasakan, kenapa luka yang hampir sembuh itu tergores lagi?? Aku lihat mereka berdua bergandengan mesra ke kamar. Bayanganku jadi aneh sekali, aduh…aduh… TIDAKK!! Bukan seperti itu!! Aku menggelengkan kepalaku, tapi jika sepasang kekasih tidak lama bertemu, jika mereka bertemu mereka melepas rindu, dan jika mereka masuk ke kamar, berarti??? Ah!!!! TIDAKK!! TIDAK!! Aku mengacak2 rambutku

“aw,, sakit,,pelan2 dong krystal.”
“ah, iya,,,sabar dong, bentar lagi bakal sempurna.”
“ah, sudah jangan dipaksa,”
“kau tidak kasihan padaku yang sudah jauh2 dari amerika demi ini??”

Aku milikmu, kamu miliku [Part 2]

Aku milikmu, kamu miliku Part 2


Part 2

Ah tugas liburan ini membuatku pusing. Ku lihat jam ah, jam 2 siang, aku keluar kamar, terlihat sangat sepi, tidak ada orang, oh iya Yuri kan kerja. DRR..DRR… ada bunyi hape bergetar, aku merogoh kantongku. em?? ini hapeku, yang bunyi hape siapa?? Yuri?? Atau hapennya teringgal?? Aku berjalan kearah kamar Yuri aku mengira kamar Yuri terkunci, tapi pas aku buka aku lihat Yuri berlindung di selimut. Yuri kau tidak berangkat kerja?? Aku masih penasaran aku hampiri dia
“Yuri, hapemu bunyi terus tuh.”  Aku baca Victoria calling, orang yang dipanggil2 semalam, pasti dia sangat spesial untuk Yuri sampai dia menciumku dan mengira aku adalah dia.
“Yuri, hapemu bunyi sampai 15 kali.” Aku membangunkannya dan ku beranikan menyentuh pipinnya. Aku kaget sekali menyadari badannya demam.
“Yuri kau panas sekali.” Aku berlari kearah dapur mengambil air dan haduk lalu masuk kekamar  Yuri dan mengkompresnya selama aku mengkompresnya aku buat bubur untukknya ini pengalaman pertamaku buat bubur.
“Yuri makan dulu,” perintahku
“em,,” aku menyuapi Yuri..
“buburmu tidak enak.”
“ah, kau cerewet itu karena kau sakit makannya tak enak.” Elakku
“ooo…”dia menurut dan memakan bubur itu walau terpaksa
Emang pas aku mencobannya rasannya ancur sekali, maklum aku tak bisa masak..
Aku mengambil obat di kotak p3k dan meminumkannya
“sica, terima kasih.” Jawabnya dengan suara berat
“iya.. istirahatlah, aku akan menjagamu”
“nanti kau lelah, sebaiknya kau istirahat saja.”
“tidak, aku akan disini. Sampai kau baikan.” Jawabku
Dia tertidur..
“aku tidak akan bisa istirahat jika aku lihat kau dengan keadaan seperti ini, entah mengapa Yuri, sepertinnya aku mulai jatuh hati padamu, apa kau juga merasakan hal yang sama?? Tapi nama itu, nama yang sering kau sebut itu, siapa dia?? Siapa Victoria??
Aku cek suhu tubuhnya 38° sudah normal

AKU MILIKMU, KAMU MILIKKU

AKU MILIKMU, KAMU MILIKKU


Yuri/NC/Romance
Cast : Yuri, Jessica
-Ada adegan diatas 18th, girlXgirl.. tak suka jangan dibaca!!-

Part 1

Hari ini kedua orang tuaku harus pergi ke Amerika untuk kepindahan kerja ayahku, aku terpaksa harus tetap disini untuk sekolahku, karena sebentar lagi juga aku akan kelulusan SMA. Jika ditengah semester akhir aku pindah sekolah, pasti aku rugi dengan waktukku.
“iya mam, aku akan baik2 saja.”
“sungguh sayang, kami kawatir meninggalkanmu sendiri disini, tidak ada siapa2.”
“jika ada apa2 siapa yang akan merawatmu?” Kawatir mama
“kak, maaf tidak bisa menemanimu.” Sahut adikku
“kalian semua jangan mengkawatirkankku, aku pasti bisa mandiri.”
“kami berangkat ya, pesawat sudah siap berangkat.”
“dada mama, papa, krystal..” Aku melambaikkan tanganku pada mereka
—-
Ah, hari pertama tanpa mereka, sepi juga. Aku berangkat kesekolah.
“Haii, Sica keluargamu sudah berangkat??” tanya Sunny
“iya, kau jadi sendiri? Kami akan lebih sering bermain ke apartemenmu untuk menemanimu.” Hibur Tae Yeon
“Ah, kalian sungguh teman2ku yang baik.”
“terus kamu sudah mencari apartemen yang baru??” tanya Tiffany
“ah, itu sudah, orang tuaku sudah mengurusnnya. Besok aku akan mulai pindah.”
“kami bisa bantu.”
“kalian semua akan aku undang ke apartemenkku yang baru setelah semua sudah selesai.”
“Sicaaa…..” teriak salah satu temanku yang dari tadi belum berkumpul bersama kami
Dia berlari kearahkku
“aku punya hadiah untukkmu.” Serunnya
“apa ini??” Aku membuka dan teman2ku lainnya ikut penasaran
HAAAAHH!! APA ITU??
“itu tolak balak untuk gadis yang tinggal di rumah sendirian, kau bisa menggantungnnya di depan pintu.”
“aahh….tapi masa dia akan menggantung pakaian dalam di pintu??”
“kau aneh sekali Hyo, masih percaya seperti itu??”
“aku kan sayang dia, tak mau sahabatkku ini kenapa2” jawabnnya sambil memelukku
“tapi Hyo, apakah dia mesti menggantungnnya? Ini kan??”
“ah., jika tak mau, dia boleh memakainnya.”
“Emhhh…..itu baru tidak?? Jangan2 kau pernah memakainnya??”curiga Sunny
“hahh?? Tidaklah!!”
“Hahahahahahaaaaaa…..” aku tertawa keras, mereka semua heran
“kau kenapa sica?”
“motifnya lucu. Aku tak nyangka kau memberikku seperti ini.”
Mereka semua melongo, karena mengira aku tidak akan menerima pemberian HyoYeon