Friday, February 21, 2014

[SMUT] Aku Milikmu, Kamu milikku [Part 11]

[SMUT] Aku Milikmu, Kamu milikku Part 11


Aduhhh!! ini aku gak tauu, gimana ngasih passwordnya hahaha T__T #fail gak papa deh.

haahhahaaaaaaa… setelah saya meluncurkan sebuah maklumat ternyata dan ternyata peminatnyaaaa buanyaaaakkkk banget ya??
saya sampai menjumpai banyak nama2 yang asing disini.. tak apalah… bagi semua yang saya anggap baru.. SELAMAT DATANG… ^^
chu~
ALERT!! ALERT!!
lau kurang hot ya.. maaf… saya kan anaknya lugu… *benyut*
tapi tetap saja saya tidak berani mempertontonkan di khalayak umum… bahayaaa….
Part 11
Aku pulang, karena berharap ada Yoona di rumah.. perasaan agak tenang melihat ada Mobil Yoona di parkiran. Aku membuka pintu apartemen dan aku lihat pemandangan yang mengejutkanku.. Yuri dan Victoria.. mereka,… hatiku panas… sakit… sesak… Victoria sudah putus dengan Yoona,, yang aku kawatirkan menjadi kenyataan,, Yuri dia masih mencintai Victoria,, jadi ini yang membuatmu menjauh dariku?? Yuri… kau terlihat menyukai saat Victoria memelukmu dan menciummu… jika kau bisa sebahagia itu, baiklah aku rela Yuri. Aku tak kuasa melihat pemandangan itu… lututku lemas.. aku pergi dari apartemen, dan menaikki taksi melaju pergi kerumah Tae Yeon
“Sica??? Ada apa??”
“Yuriii… Yurii jahat… dia… dia”
“Ada apa dengannya, kau diapakan dia??”
“aku sudah beri segalannya, tapi dia dia malah sekarang bersama Victoria, aku tahu dulu dia sangat mencintai Victoria, sekarang kekawatiranku sudah terbukti.”
“Siccaaaa…”
“Tae Yeon… aku harus melupakan Yuri… sebaiknya aku pergi saja ke amerika, aku tidak jadi kuliah disini.”
“Siccaaa..” Tae Yeon memelukku
Yuri POV

“Vic,,, victoriaa!” aku mendorong tubuh Victoria..
Dia tersenyum,
“Victoria!! Ini tidak wajar!! Apa yang kau lakukan!!”
“menciummu Yuri sayang!”
“kau… sadar… iya benar aku dulu mencintaimu,, tapi sekarang tidak! aku hanya cinta Jessica!!”
“tidakk.. kau berbohong..”
“aku serius… victoria aku tahu kau sakit hati atas perbuatan Yoona,, tapi ini tidak benar,, Yoona gagal ujian karena mu,, kau tahu itu?? Dia membuang kesempatan menjadi pemeran utama film layar lebar yang menjadi impiannya karena kamu.. dia sekarang sudah seperti orang gila!! Sadarlah… aku tahu ini buka kau!! Victoria yang aku kenal tidak seperti ini!! Dugaanmu salah… Yoona masih sangat mencintaimu, jika saja waktu itu aku tidak datang menemuinnya di apartemen, dia mungkin sudah tidak ada di dunia ini!! Sadarlah Victoria!!”
“Yuulll??”
“kau salah jika mengira Yoona mnyakitimu,, saat itu dia hanya membantu temannya, dia di hati dia hanya ada kamu Vic.”
Victoria terdia dan menunduk,
“sekarang pulanglah… Yoona pasti menunggumu.”
“Yurii… maaf…” Victoria mengambil kunci mobil Yoona dan bergegas pergi
“iyaa… kau baik2 saja menyetir sendirian??”
“terima kasih Yuri…”
3 Jam berlalu…
Dimana Jessica?? Kenapa sampai sekarang belum pulang??
Sudah sebulan aku tidak melihatnnya,, aku rindu sekali,, masalah Yoona membuatku jauh dengannya.. aku kekasih yang buruk.. setiap aku bertemu Soo Young memberi tahuku jika Sica mencariku.. Disekolah,, setiap aku bertemu dengannya, pasti keadaaan Yoona membuat aku harus mengurungkan niatku.
TING TOONG….
Yoona berjalan gontai membukakan pintu..
“Ya Yul, apa kalu lupa dengan sandi apartemenku, padahal aku sudah menggantinya dengan angka yang mudah kau ingat!!” Omel Yoona seraya membuka pintu
Perlahan dia membuka pintu dan kaget melihat siapa yang ada dihadapannya.. dia terpaku dan membeku menatap kearah orang itu..
Orang ituppun menatap Yoona dengan pandangan sayu.. perlahan air matanya mengalir..
“Vic?? Kau kah itu??”
“Yoona… maaf..” isak Victoria
Yoona menatap haru, dan segera memeluk hangat orang yang ada dihadapannya, orang yang dia sangat cintai… “BODOH!!” bentak Yoona melepas pelukannya
“maaf!”
“kenapa saat itu kau pergi?! BODOH!! Kenapa kau tidak mendengarkan penjelasanku dulu!”
“iya memang aku sangat bodoh!”
“bagaimanapun bodohnya kau! Kau tetap orang yang sangat aku cintai..” Yoona kembali memeluk Victoria
“Yoona.. kau kurusaan..”
“itu salahmu..” jawab Yoona datar masih dalam pelukan Victoria
“Maaf… maaf…” jelas Victoria
“aku rindu kau.. rindu marahmu, rindu candamu, rindu hangatmu, rindu ciumanmu, dan rinduu…” Yoona menatap genit..
Vict menaikan sebelah alisnya menunggu kelanjutan kata2 Yoona.. melihat Yoona menatap nakal Vict membalas dengan senyumm.. aku juga…” jelas Victoria mencubit pelan lengan Yoona..
“lau begitu sekarang buatkan aku coklat panas yang enak itu.. aku sungguh sangat rindu coklat panas buatanmu.” Jelas Yoona dan Victoria memasang wajah heran “coklat panas!!”
“heeemmm…” angguk Yoona tanpa dosa
“jadi yang terakhir kau maksud itu coklat panas??!!”
“iya sayang..”
“YA!! Yoona!! Sudah sebulan kita tak bertemu yang kau sangat rindukan adalah itu?!” Vict mendorong tubuh Yoona ke sofa..
Yoona menatap Victoria yang sedang berkacak pinggang dengan menatap tajam kearahnya…
“tidak bukan begitu.. aku hanya menggodamu..” jelas Yoona tersenyum licik
“oke.. jika kau menggodaku.” Jelas Victoria yang kini sudah membuka blazernya dan melemparnya sembarang..
Victoria kini hanya memakai dress bertali.. Yoona berdiri dan menatap Victoria,. dia meraih pinggang Victoria begitu juga Victoria dia meraih leher Yoona dan menciumnya..
“emmbb..bibir manis ini sudah lama aku merindukannya..” jelas Yoona disela ciumannya..
Tangan Yoona beralih ke pundak Victoria dan perlahan menurunkan tali dress Victoria.. Dia menariknya turun sampai ke pinggang Victoria.. Yoona mendorong tubuh Victoria ke dinding dan dia mencumbui bahuVictoria .. Victoria merem melek menengadah ke langit2 menikati setiap cumbuan dari Yoona, Yoona terus menyusuri bahu dan leher Victoria, kedua tangannya tak tinggal diam, dia mengelus lembut menyusuri punggung Victoria, dan mencoba membuka sesuatu..
“I got it!!” Yoona berhasil membuka sesuatu yang menutupi bagian favorite Yoona.. Dia tersenyum dan pindah kebagian yang kini tak terbungkus apa – apa.. Yoona kembali mencium bahunya dan turun di belahan milik Victoria.. victoria bisa merasakan nafas Yoona yang menggebu di belahan d***nya..
“Sayangghhh..ugghh…”
Erangan dari Victoria membuat Yoona semakin bersemangat, Kini tangan kanan Yoona mulai membelai lembut d*** Victoria dan sesekali memainkan bulatan kecil miliknya itu, cumbuan Yoona turun ke daerah milik Victroia yang semakin mengeras, Yoona mengulum pelan dan memainkan bulatan kecil victoria dengan lidahnya.. Yoona melakukan secara bergantian..
“Yoonaaaahhh…” Vic menggigit bibir bawahnya..
“Teruslah mengerang namaku..”
“Aku basahhh..” Ujar Victoria seraya mendesah horny.. Yoona terus mengulum dan menikmati puti** Victoria layaknya sebuah permen..
“ouuuwwhh…” Victoria moaning slowly.. dan menjambak rambut Yoona dengan kedua tangannya menikmati pelayanan dari Yoona yang sudah sangat lama dia rindukan..
Yoona menarik tubuh Victoria dan membimbingnya tidur ke sofa, lelah juga bermain sambil berdiri.. Yoona berdir dan mulai melepas pakainnya.. dia menatap kembali kearah Victoria yang sudah terangsang abis..Yoona menarik dress yang tadinya diperut dan melepasnya hingga kini Vic hanya mengenakan sebuah panty..
Yoona menimpah tubuh Victoria dan kembali mencumbuinya, Yoona mengelus pelan perut sexy Victoria.. dan berarah ke bagian inti dari Victoria.. Yoona mengelusnya pelan inti vic yang masih terbungkus panty..
“aahh….” erang Vic saat tangan yoona mulai sampai di bagian itu..
“please do it, I am really want it.”
Yoona menggosok perlahan dan Victoria mulai menyerukan erangannya…
“mooree…” seru Victoria
Yoona menurunkan panty Victoria dan menginginkan tangannya bermain bebas di daerah milik Vicctoria..
“yeeahh…”
Yoona mempercepat gerakan tangannya.. Vic menggeliat gak karuan dan berpegangan erat pada bahu sofa..
“ooouuwwhh… young… aku sampai..” Yoona menghentikan tindakan sebentar dan membiarkan victoria mengambil nafas.. Vic merasakan tubuhnya lemas sekali,. Yoona berjalan ke meja dan membuka sebuah laci..
Yoona kembali dengan membawa sebuah alat yang sudah biasa di pakai saat mereka bercinta.. Victoria menatap Yoona dan tersenyum menggoda.. “RIGHT NOW!!”
Yoona kembali menimpah tubuh Victoria menciumnya mesra… “sudah lama kita tidak menggunakan ini,, tahan mungkin akan terasa sakit seperti pertama kita melakukannya” Yoonaa turun dan menghadap tepat di selakangan Vic..
Yoona mengangkat kedua kaki victoria dan meletakkannya di bahunya.. Yoona mengelus pelan dan mulai memasukkan sebuah alat..
Victoria mengerang sakit.. “aaaaaaahhh”
“Tahan sayang..” Jawab Yoona dan terus berusaha memasukkan alat di vagi** victoria…
“oowwwhhhh” erang Victoria bersamaan dengan masuknya seluruh badan alat tersebut..
Yoona menghidupkan alat vibrator itu dan memainkan perlahan.. Vic masih merasakan sakit, namum dia kembali terbiasa..
Dengan vibrator yang masih hidup.. Yoona mencium kembali bibir victoria yang mengerang lirih.. Tangan kanannya memainkan alat sedangkan tangan kirinya memijat lembut da** Victoria.. Yoona menggerakkan perlahan alat tersebut maju dan mundur.. Desahan victoria terahan dengan ciumana Yoona.. “Ouubbhh…” desahan itu membuat gerakan tangan Yoona semakin cepat dan Victoria mengelinjang hebat… sekujur tubuhnya terasa panas dingin…
“Lebih cepat…” Pinta Victoria… “ouughh….” Tangan Yoona semakin cepat dan Victoria mengimbangi gerakannya.. ciuman Yoona turun dan tidak membiarkan da** Victoria nganggur.. dia kembali mengulum dengan ganas… Victoria sudah tidak bisa menggambarkan lagi seperti apa rasaya.. semua bagian tubuhnya serasa diambah kenikmatan yang luar biasa..
“Yoona, akuuuuhh….aah….aku…hh… samppaaaiiii…” Erang Victoria dengan tubuh yang menegang.. dia menjambak rambut Yoona..
Yoona terus bermain dia tidak perduli walau sesekali vic menjambak rambutnya.. keringat mulai membasahi keduannya.. setelah sampaii klimaks tubuh vic terasa lemas.. Yoona menatap kearah vic yang tertidur lemas.. dia mencium lembut vic dan mengelus setiap lekuk wajahnya..
“aku masih menginginkan lagi.” Ucap yoona berbisik pelan di telinga Victoria..
Tanpa berpikir panjang.. dan tanpa persetujuan dari Victoria Yoona menuju ke bagian inti dari vic namun kini yang bermain bukan tangannya melainkan mulutnya..
Victoria merasakan setiap sapuan dari lidah Yoona di bagian intinya.. bagian
“Ouuuwwhh… yeaahh..” Vic di buat mengejang kembali, dia menggeliat dan mengapitkan kedua pahannya ke kepala Yoona yang berada di selakangannya.. tangannya mencengkram kuat pada rambut Yoona dan menekannya semakin dalam.. Yoona terlihat sangat buas sekali,.
Drrrrttttdrrrttt……. hape Yoona terlihat bergetar di atas meja.. Yoona tidak perduli dan terus pada kesibukannya… kedua kalinya hape Yoona bergetar.. dia masih tidak memperdulikannya..
Hingga ke empat kalinya dia tidak perduli.. Yoona terusik oleh bunyi dari hapenya, dengan kepala diselakangan Victoria, Yoona meraih hapenya dan membuangnya jauh2..
Vic masih merem melek karena perlakuan dari Yoona.. dia terengah..engah dan peluh semakin mengucur deras di tubuhnya..
TRIIING…..TRINGG… kini telpon apartemen Yoona yang berdering..
“Telpon2!! Sialan!! Siapa yang berani menggangguku?!!” marah Yoona dan bangkit menuju kearah telpon yang maih berdering..
Vic mengambil nafas perlahan dan menatap kearah Yoona..
“Halo?!!”
Setelah mendengar suara dar telepon Yoona memelankan suaranya.. “oooppsss.. sorry sir..”
Vic bangun dan berjalan kearah Yoona yang sibuk dengan telponya..
Dia memeluk Yoona dari belakang dan berbisik pelan ke telinga Yoona..
“sebentar..” ucap Yoona seraya menutupi bagian telponya dengan tanganya, Yoona merasakan nafas hangat di lehernya..
“Fuck me again..” pinta Victoria berbisik..
“sebentar..” jelas Yoona..
“sekarang!” Vic meraih gagang telpon Yoona dan memutus kabel telpon.. dia menyeringai liar menatap Yoona..
Vic mendorong Yoona ke meja “It’s My turn” seringai Victoria..
.
.
.
.
-TBC-
WHAT THE HELL JUST HAPPENED??!! The byeon_El is back!!
Yeaaahhh…………………. haahhahaaaa……..*SMIRK*
Ternyata saya mampu membuat ini?? Ternyata?? Ternyata?? Ternyata???
Dasar pervert author!!
Huhahahahahahahaahahahahaaaa…. dan saya mungkin akan meracuni pikiran para reader muda?? Wuahahahahahaaaa…… sebelum tersangkannya kabur..
Ayo cepat tangkap el…. rame2!!! Terserah kalian tuh manusia mau diapaain… saya Areliani rela..
*apa gak sama aja ya??*

No comments:

Post a Comment