Aku Milikmu, Kamu milikku Part 10
PART 10
Jessica POV
Sudah 2 hari yuri tak pulang, dia kemana ya?? Kok tidak memberi kabar?? Handphone dia mati. Di sekolah juga tidak pernah bertemu.
Yuri kau membuatku kawatir, dan sekarang menjadi hari ke 3.. Aku kawatir sekali… kemana anak itu?? Aku cari di tempat kerja, kata Soo Young kau ambil cuti kerja, apa2 an ini, kenapa denganmu Yul?? Apa aku ada salah?? Apa mungkin gara2 aku lupa hari ulang tahunnya??
Pagi seperti biasannya kami masih berangkat ke sekolah bersama, dan sepulang sekolah dia berangkat kerja…
Sepulang sekolah tak sengaja bertemu Donghae dan pacarnnya mereka akan menikah, dan aku diundang ke rumahnnya, jadi semalam aku menginap, lupa memberi tahu Yuri jika aku menginap.. dan hari itu adalah ulang tahun Yuri , aku lupa,, aku khilaf…
Dan sepulang dari itu, kami hanya bertemu pas pagi dan dia agak dingin terhadapkku,, pulang juga sangat larutt…
“Yul, sudah pulang??”
“ah iya…” jawabnya singkat
“sudah makan??”
“sudah.. kau??”
“emm…” anggukku
“Yul..” panggilku karena dia melangkah ke kamar
Dia berhenti dan melihat kearahku
“bisa kita bicara sebentar?”
“aku lelah sekali sica”
“emm.. selamat malam.” Jawabku dan kembali duduk lesu di sofa
Yuri POV
Karena ini dulu juga apartemenku jadi disini juga ada banyak pakaianku, sambil merawat Yoona Sudah hampir 3 hari aku di apartemen Yoona.
Astaga aku sampai lupa, ngurusin urusan anak ini, aku jadi lupa sama seseorang, sebaiknya hari ini aku pulang… Aku ingat saat itu ah… dia melupakan hari ulang tahunku,, tapi aku hanya mengetes ingatannya tapi malah seperti ini, pasti dia kawatir dan mengira aku menjauh darinnya…
Aku lalu pulang ke apartemen.
“aku pulangg..”
“Yuri.. kau ini kemana saja!!” marah Jessica dan langsung memelukku
“maaf..” jawabku datar
“apa kau ada masalah??”
“tidak..”
“Kau marah ya??”
“ah?? Tidak.. marah kenapa??”
“karena aku melupakan ituu.”
“hahahaha… tidak sayangku, aku tidak marah.. hari spesialku adalah saat bersamamu.”
“Yuri-ah..”
“hem??”
“Aku rindu sekali padamu.”
“aku juga.. sangat merindukanmu..”
Aku memelukknya, dan mencium lembut dahinya..
“jujur padaku, kau ada masalah ya??”
“baiklah.. ini masalah Yoona, dia sedang membutuhkankku.”
“kenapa dia??”
“hem.. tak ada apa2.. sebaiknya kita tidur saja, seminggu lagi ujian, kau rajin belajar ya..”
“ah.. iya..” Aku menggandengnnya masuk ke kamar
Victoria tidak juga pulang, polisi sudah tidak menangani masalah ini. Tak ada laporan dari masyarakat yang menemukan Victoria, keadaan Yoona juga semakin parah seperti orang gila, Dia tidak mau dibawa kerumah sakit. Di berita pun dia diberitakan sebagai artis yang hilang dan meninggalkan kontrak filmnnya.. Aku sudah mengurusnnya dan meminta keringanan dari produser, tapi Yoona diharuskan membayar denda, akhirnya terpaksa aku jelaskan keadaan Yoona , Produser sempat kaget dan syukur produser mau mengerti.
Ini sudah 1 bulan, Yoona juga tidak mengikuti ujian sekolah, dia tidak lulus.. padahal dia murid yang pintar.. Aku juga semakin jarang bertemu Jessica, bahkan semenjak selesai ujian, aku tidak pernah bertemu dia. Yoona jika saja ini bukan kamu aku tidak akan perduli, aku juga tak ingin membawa sica untuk ini..
aku lihat Yoona tertidur, Aku lihat hape dia bergetar, em,,, aku angkat telpon itu..
“haloo…”
“apa benar ini Yoona?” Suara laki2?? Siapa?
“ah…ada apa??” aku lihat Yoona yang tertidur, aku kasihan jika aku bangunkan
“teman wanita anda sedang mengamuk di bar kami, dia sering kemari, tapi kali ini keadaan dia parah sekali, dia mengacau di bar kami dan memanggil2 nama Yoona. Sekarang dia dalam keadaan tak sadar diri, kami tidak tahu mesti bagaimana.”
“baaaikk…saya akan kesana segera,”
Aku langsung mengambil kunci mobil Yoona dan menuju ke bar..
Di bar aku sangat kaget melihat Victoria, parah sekali mereka berdua sampai seperti ini…
“astaga Victoria??” aku langsung berlari menuju Victoria,
“anda yang bernama Yoona??”
“ah bukan tapi dia temanku, maaf dia mengacau, akan aku bayar kerugiannya.”
“terima kasih, awalnya kami takut karena siapa yang akan mengganti kerugian ini.”
“maaf sekali lagi aku minta maaf.”
Aku membawa victoria ke apartemenku aku kawatir jika aku bawa ke apartemen Yoona maka keadaan malah semakin buruk. Aku bingung bagaimana ini,
“Sica…sica…” ah dia tidak ada dirumah, apa dia pergi,,
Aku merebahkan badan Victoria ke sofa, anak ini,, dasar gila… tidak bisa mabuk malah mengacau di bar orang…
Sudah berjam2 berlalu, Jessica juga belum pulang, kemana anak itu?? Aku telpon percuma hapenya ada di meja.. Aku lihat Victoria sadar.
“Vict??”
Dia menatap sayu..
“Victoria,, apa yang terjadi padamu??”
“ahh…Yull..bagaimana bisa??”
“kau membuat aku dan Yoona kawatir.”
“Yoona, aku benci orang itu,,”
“kau salah paham vic, dugaanmu itu salah.. aku sudah dengar dari cerita Yoona, itu tidak benar,, dia hanya membantu changmin menyelesaikan masalahnya.”
“aku tak mau dengar penjelasannya lagi!!”
“Vict!!”
“Yuri kau dulu pernah bilang kan jika kau mencintaikku??”
“hah!! Maksudmu??”
“iya Yuri aku juga mencintaimu, aku benci Yoona aku cinta kau… Yuri aku cinta kau…”
“Vic,,, victoriaa!” aku mendorong tubuh Victoria..
Jessica POV
“bagaimana ujianmu kak??”
“aku lulus…”
“selamat ya kak…”
“bagaimana kau jadi melanjut disini??”
“tidak tahu krystal. Sudah dulu ya,, salam untuk mama dan papa.”
“kak…”
“ya??”
“ambil keputusan yang paling tepat.”
“Em..”
“Semangat!!”
“iya..” senyumku
Yuri… aku jarang bertemu dengannya di sekolah, aku pernah liat dia di sekolah, tapi pasti buru pulang, setiap aku mau menemuinnya, dia tidak ada dan aku coba temui dia di tempat kerjannya, dia juga masih mengambil cuti.. Yuri kau kemana?? Hidupku terasa mati tanpa dampinganmu… Yuri apa kau ada masalah?? Kenapa tak mau cerita kepadaku?? Yuri…
Aku lihat di papan pengumuman, Yuri murid yang pandai selalu berada di urutan 10 besar, tapi yang membuatku heran Yoona harus menjalani ujian susulan, dia dikabarkan sudah 2 bulan lebih tidak terlihat di sekolah, dan menghilang dari dunia keartisan, ada apa dengan mereka berdua??
Sekarang aku dilanda gosip putus sama Yuri, padahal itu tidak benar..
Mana sebentar lagi aku akan ke amerika, aku sudah berbicara pada ayah jika aku kuliah disini saja, dengan perjuangan tinggi, aku berusaha meyakinkan pada ayahku,. Tapi aku tetap diharuskan ke Amerika dahulu..
Aku berusaha mencari apartemen Yoona, akhirnya ku temukan.. berkat bantuan Soo Young..
“ah… benar..ada motor Yurii..”
Aku mencari kamar Yoona..aku menekan bel berharap yang membuka Yuri..
“Sica??”
“Apa Yuri ada disini??”
“iya,, tapi aku lihat sepertinnya dia pergi, membawa mobilkku.. aku kira menemuimu.”
“oohh… Victoria dimana??”
“ah… kau belum tahu ya?mungkin Yuri belum cerita, Aku dan Victoria,, aku sudah putus dengannya.”
“apa?? Kenapa??”
Yoona lalu menceritakan semuannya…
kenapa Yuri menyembunyikan ini?? Kenapa dia tidak menceritakan keadaan Yoona dan Victoria kepadaku??
Aku pulang, karena berharap ada Yoona di rumah.. perasaan agak tenang melihat ada Mobil Yoona di parkiran. Aku membuka pintu apartemen dan aku lihat pemandangan yang mengejutkanku.. Yuri dan Victoria.. mereka,… hatiku panas… sakit… sesak… Victoria sudah putus dengan Yoona,, yang aku kawatirkan menjadi kenyataan,, Yuri dia masih mencintai Victoria,, jadi ini yang membuatmu menjauh dariku?? Yuri… kau terlihat menyukai saat Victoria memelukmu dan menciummu… jika kau bisa sebahagia itu, baiklah aku rela Yuri. Aku tak kuasa melihat pemandangan itu… lututku lemas.. aku pergi dari apartemen, dan menaikki taksi melaju pergi kerumah Tae Yeon
“Sica??? Ada apa??”
“Yuriii… Yurii jahat… dia… dia”
“Ada apa dengannya, kau diapakan dia??”
“aku sudah beri segalannya, tapi dia dia malah sekarang bersama Victoria, aku tahu dulu dia sangat mencintai Victoria, sekarang kekawatiranku sudah terbukti.”
“Siccaaaa…”
“Tae Yeon… aku harus melupakan Yuri… sebaiknya aku pergi saja ke amerika, aku tidak jadi kuliah disini.”
“Siccaaa..” Tae Yeon memelukku
-TBC-
Siapa yang benar jika Sica lupa ulang tahun Yuri?? sica babo!!
untuk yang kemarinn ff selingan GeJe yang sempat terbit.. itu ff gila karena pas saya buat saya sedan awut2 an mikirin kesuksesan project film saya yang gak ada kejelasannya sukses atau tidak… aaahh… saya bete sama dosen saya.. pengen saya sate tuh Pak Purna!! moga gak denger….. amiieeennnn… lau kami bagus kan lumayan bisa ikut lomba luar kampus… tapi gak di umum2in… *ngeremes foto muka Mr. Purna*

eehh… kok malah curhat… sorry…. ^^
Selamat menikmati….. ^^
No comments:
Post a Comment