Wuuuaaahhh…. gak nyangka satu malam bisa namatin kisah ini… heeemm…..
okee… langsung baca aja deh… ^^
>>
PART 8
@ruang perawatan Yoona
Yuri berjalan pelan mendekat kearah Yoona yang tertidur.. dia duduk dikursi dan menggenggam tangan Yoona.. Yoona tersadar dan menoleh kearay Yuri..dia terseyum.. senyum manis namun membuat sakit pada hati Yuri.. dia mengusap air mata Yuri..
“jangan menangis.. aku tidak menyukainya..” ucap Yoona perlahan dengan suara yang agak berat
Yuri tersenyum meraih tangan Yoona yang di pipinya..
“terima kasih Yuri..”
“untuk??”
“kau ingat saat pertama kali kita bertemu?? Saat hujan turun membasahi seluruh tubuhku?? Itu adalah saat pertama aku ketahui jika aku sakit parah.. namun saat aku menyerah.. kehangatan dan kebaikanmu seperti mencharge kekuatanku lagi.. terima kasih karena kita sudah bertemu sampai kini kau menjadi penghuni hatiku..” jelas Yoona..
“aku yang berterima kasih.. kau sudah mengisi lubang hatiku.. terima kasih kau sudah memberi keindahan seperti hujan yang indah… seindah kau yang datang diwaktu hujan..” senyum Yuri membelai lembut pipi Yoona..
“Yuri kau tahu permintaanku saat kita dikuil?? Aku memohon agar selalu bersamamu.” Ucap Yoona
“iyaa..kita akan selalu bersama.” Jawab Yuri mencoba memberi senyum ke arah Yoona


