Friday, March 21, 2014

May Be Right I Love Her part 19 [END]

Hallooo… reader…… :D
kemarin aku ngomong yah jika mau buan xxx buat SooSun??
eeeeeeeeeh busyett!! siapa yang bilang yaaaa???
Apa yang terjadi padaku?  kemarin kerasukan pas ngeetik pemberitahuan jika aku mau buat kaya gitu..
Aku…aku…aku kan masih lugu…. 
Sekarang waktunya untuk Tae Ny aja deh… 
selamat menikmati ending dari kisah Tae Ny.. :
PART 19 [END]

“Dia siapa??” tanya tae yeon datar
Membuat isi ruangan menatap kaget kearah Tae yeon..
Yuri menatap Tiffany kemudian Jessica…
“Taeng??” kaget Yuri
Segera dia berlari ke ruang dokter… meninggalkan Tiffany yang berdiri mematung..dan Jessica yang menatap kaget kearah Tae Yeon..
“Jessica, dia temanmu? Kenapa aku baru melihatnya?” tanya Tae Yeon..
“kau tak mengenalnya tae??”
Tae Yeon menggeleng.. Tiffany tak mampu bertahan lama.. dia berbalik dan melangkah menuju pintu..
Tae Yeon memandang heran.. “gadis yang aneh..” datarnya..
Tiffany bersandar di dinding..
“menjadi hukumanku.. dia lupa diriku.. sepertinya ini hal yang pantas aku dapatkan..”


“Iya sepertinya adik anda mengalami sedikit gangguan ingatan..”
“tapi mengapa hanya satu orang yang tak diingatnya??” heran Yuri
“bahkan dia masih mengingat orang – orang belum lama dikenalnya.. sedangkan Tiffany, dia adalah kekasihnya.. dan cukup lama mereka bersama dan saling kenal.”
“Itu tak menutup kemungkinan nona, bisa saja teman ada adalah orang terakhir yang ada di memorinya saat dia kecelakaan, jadi ada gangguan dimana hanya dia yang terhapus dari ingatannyaa..” jelas sang dokter membuat Yuri menatap tragis..
Yuri keluar dari ruangan dokter kembali keruangan adiknya..

May Be Right I love Her part 18

Padahal belum buat ff kelanjutan soosun yang bakal *** tapi peminatnya banyak banget yang mail ke e-mail ku… hahahahahaa…
jadi post taeny dolo lah.. yang makin lama makin suram aja hubungannya…
maaf… maaf.. tapi cinta sejati tu cobaanya banyaakk… *alibi*
lanjuut!!
PART 18

“kau masih mencintainya kan?!”
Tiffany memikirkan kata2 dari Yuri.. Dia termenung berayunan di taman bermain dekat rumahnya sendirian..
“sampai sekarang aku masih sangat mencintainya… tapi aku harus bertahan, aku senang melihatnya menjadi orang sukses..” Dia menyandarkan kepalanya di besi ayunan seraya menatip langit yang hitam..
Dia mengingat kejadian saat pertama dia jatuh hati pada tae yeon.. di tempat ini juga.. Saat mereka bermain cangkir putar bersama, saat dia melihat sisi tae yeon yang berbeda.. saat tae yeon bersandar padanya, saat tae yeon bersedih.. hal itu membuat rasa sedikit sakit pada hati Tiffany..
Saat dia mengejek Tiffany sebagai gadis kereta yang aneh.. Tak terasa air matanya menetes mengingat itu..
“Orang jutek, kau pasti membenciku..” seguknya..

May Be Right I love Her part 17

PART 17
“Jang he yeon? Kau masih berani kemari setelah menggadai tanah kebun kami??”
“Maaf nyonya… aku hanya membawa kabar  ini..” Ucap tuan he yeon menyerahkan amplop, Ibu Tiffany mengambilnya lalu membaca isi dari sirat itu..
“Apa ini??” tanyanya setelah tahu surat itu adalah surat pengembalian kepemilikan tanah..
“Nyonya Kwon menyerahkan kembali tanah kita..” ujar Tuan He yeon
“bagaimana bisa? Rentenir pelit itu?” heran nenek Tiffany..
Ibu Tiffany terdiam mengingat apa yang terjadi padaTiffany semalam, yang membuat dia putus dengan Tae Yeon tiba – tiba.. selama ini dia tahu jika hubunganyadengan Tae Yeon tidak direstui oleh ibu Tae Yeon, dia mendengar dari Yuri.. Ibu Tiffany segera menuju kamar Tiffany..
Tok..tok..ttok… “miyoung?” panggil Umma Tiffany
“Ne Maa??” Tiffany menyahut pelan lalu membuka pintu kamarnya..
“Apa kau sudah merasa membaik??”
“sedikit..”
“Tiffany,, umma bukan seorang ibu yang buta dengan perasaan anaknya.. aku tahu betul hubunganmu dan Tae Yeon itu murni sebuah cinta.. kemarin aku lihat kalian masih bersama bahagia, kenapa sekarang seperti ini??”
“Ma, aku lelah.. aku mau istirahat..”
“Tuan jang he yeon membawa surat pemberitahuan pengembalian hak tanah kebun kita.”
Tiffany menatap kearah ibunya kaget..
“tak masuk akal jika itu terjadi tanpa sebab..” ujar Ibu Tiffany.. “Yuri yang anak kandung Nyonya Kwon tak bisa berbuat apa2.. tapi kenapa ini terjadi begitu saja tanpa ada perkara??”
Tiffany tertunduk..Tiffany menceritakan sedikit ..
“Tae pasti sudah membenciku..” Ibu Tiffany menitikkan airmata lalu memeluk anaknya
“tak seharusnya kau berkorban seperti ini, demi kami kau korbankan perasaanmu.. kau bahkan menyakiti dia dan kami..”
“ini juga demi kebaikan Tae Yeon, jika bersamaku dia tak akan menjadi orang yang berhasil seperti ayahnya.. bukan menjadi pelayan di namyeong Min, padahal dia anak dari keluarga Kwon yang termasuk perusahan berpenghasilan tinggi di seoul dan menaikkan rating industry korea selatan.. aku tak mau Tae Yeon menderita jika bersamaku.. dia gak pantes jadi orang susah..”
“Tiffany…”
“Umma..”
“Semua akan baik – baik saja.. semua ada jalan, sesulit apa itu labirin, pasti ada jalan keluar walau hanya satu.”
Semenjak menggantikan Ibunya sebagai CEO di perusahaan.. Tae Yeon menjadi sosok yang semakin mengerikan.. manusia dengan level penyihir yang sangat tinggi.. Dia bekerja seperti robot bukan manusia.. Sedangkan Tiffany dia menjadi sosok yang pendiam, dia kini kuliah sambil kerja sambilan sebagai kasir toko..
Sedangkan di tempat lain.. Seseorang bernyanyi di sebuah panggung..
I missed the times that we almost shared
I miss the love that was almost there
I miss the times that we use to kiss
At least in my dreams
Just let me take my time and reminisce
I miss the times that we never had
What happened to us we were almost there
Whoever said it’s impossible to miss when you never had
Never almost had you

May Be Right I Love Her part 16

Saya datang status tetap SA
AMPUNI SAYA!!!! *sembah sujud*
Tae Ny is back!!!
apa yang di pinta oleh nyonya Kwon?? eemm….. – – a

Part 16

TaeYeon duduk resah di ruangannya..
“kemana anak itu??” ucapnya seraya mengetuk2 pulpen di mejanya..
Drt…………….drrrttt…..drrtt………
TaeYeon meraih HP nya dan menatap kelayar sebuah nomor asing..
“Halo…”
“Tae Yeon..”
“Tiifany??? Chagi..kau kemana saja??”
“Tae Yeon..”
“kenapa kau memanggilku seperti itu??”
“Kita putus…”
“MWO!!” TaeYeon kaget mendengar keputusan dari Tiffany..

“Hahahahaa…. Chagi kau pintar bercanda, jika ingin membuatku kaget kau sudah berhasil..” Tawa Tae Yeon
“Tak perllu tertawa!! Tidak ada yang lucu KWON TAE YEON!!”
“Ppani-ah..”
“Perlu ku ulangi?? Kita putus!”
“Fany apa kau sedang bercanda?? Ini tidak lucu!! Fany!! Kau sudah gila?? Apa kau sedang mengigau??”
“aku serius! Aku sudah tidak ada rasa lagi terhadapmu. Dan..dan aku mau kita akhiri hubungan kita.”
“Wae?? Wae?? Fany!! Fany!!” Telepon terputus..
Tiffany jatuh bersimpuh di dalam box telpon umum.. dia menangis..
“maaf…Taeng..maaf…” isaknya..
“Fany…” TaeYeon berlari keluar dari kantornya..

TaeYeon pergi menuju rumah Tiffany…
“hai TaeYeon..”
“Bibi..Tiffany ada??”
“bukannya tadi kekantormu??”
“Ohh..”
“mau masuk??”
“Ah.. tidak Bi.. terima kasih, eem.jika nanti Tiffany pulang bisa bibi menghubungi saya??”
“oow.. tentu.. ^^”
TaeYeon masuk kemobilnya..
“Apa anak itu sedang tidak waras?? Apa maksudnya??”
TaeYeon melaju dan melewati sebuah café coffee dan melihat Tiffany sedang duduk sendiri, dia bergegas turun dari mobilnya dan berlari café itu..
“Fany!!”
Tiffany menengok..dan dia kaget melihat Taeyeon ada di belakangnya..
“Fany-ah..” TaeYeon berjongkok di depan Tiffany..
“Sedang apa kau disini Tae Yeon??”
“Katakan padaku? Kenapa? Kenapa kau minta akhiri hubungan kita??”
“sudah ku katakan sebelumnya, aku sudah tidak mencintaimu!”
“kenapa?? Apa yang menyebabkannya?? Apa karena aku tidak memakan masakanmu itu?? Baik jika kau mau aku bisa menghabiskan semua masakanmu itu! Tapi jangan seperti ini!”
“Bukan! Sudahlah Tae Yeon! Jangan buat aku semakin membencimu!”
“membenciku??”
Tiffany beranjak pergi namun lengannya di tarik oleh Tae Yeon..
“Ini tidak lucu Tiffany hwang!”
“Siapa yang sedang melucu Kwon Tae Yeon?!!!”
Mereka saling tatap..
“Lepaskan!!”
Tae Yeon bersikukuh..
“aku bilang lepaskan!!”
“Tidak!!”
“Apa yang menyebabkan kau seperti ini hah? Kenapa?” marah TaeYeon yang kini menangis..
Tiffany berusaha membendung air matanya..
“katakan padaku Tiffany Hwang!”
“Sudah aku katakan! Aku sudah tidak lagi mencintaimu! Aku sudah bosan denganmu! Sudah lama aku bendung perasaan itu.. dan kini aku mau kita putus!” Tiffany menarik lengannya dan berlari meninggalkan Tae Yeon yang berdiri kaku..
“bosan??” rata Tae Yeon..dengan air mata yang semakin mengalir deras..
“Tidak bisa!! Tidak bisa seperti ini!! Tunggu!! Tunggu Tiffany!!” Tae Yeon segera berlari mengejar Tiffany.. namun Tiffany sudah terburu masuk kedalam taxy..
“Tiffany!!!!!!” Tae Yeon terus mengejar taxy itu, Tiffany kini tak bisa lagi menahan air matanya.. dia menangis di dalam mobil taxy itu..
“Maaf taeng.. maaf…” isaknya..
“Tiffany kau tidak bisa seperti ini secara tiba2..!! Tiffany..jangan pergi!!..Tiffany,,,” Tae Yeon terjatuh dan berlutut seraya menangis kencang.. “Tiffany…. Gajima jebal..TIFFANY!!! TIFFANY GAJIMA!!…”

May Be Right I Love Her Part 15

May Be Right I Love Her Part 15

Ini gelaa sumpah panjang bangett…. karena itu comebacknya lama, siapa yang kangen TaeNy?? akhirnya mereka berdua demo juga buat di comeback in.. ahahaha…
Silahkan di baca…
Oh iya..
Aku lagi banyak tugas
*sok jadi mahasiswa teladan* jadi gak sempet buat balesin komment.. heheeh.. :D
Yang penting Update gak papa kan?? *pasang muka sok gak salah*
Asiiikkkk………….. *seneng sendiri*
Lanjut..

PART 15

“Selamat datang di Kedai Namyeong Min!!!” Sapa seseorang pelayan
“Haloo… Yoobin! Lama tak jumpa..”
“…………….” Yoobin hanya melongo melihat oraang yang mengenalnya..
“kau tak mengenaliku???”
Kemudian seorang lagi datang..
“silahkan duduk..”
“Chagi..Eh… Ga In~ssi, dia mengenalku, apa kau mengenalnya?? apa dia temanmu??”
“Kalian sudah berpacaran? Senangnya..” seru Tae Yeon menyemangati pasangan Yoobin – gaIn
“Nae Jin?! Eh.. maksudku.. Tae Yeon??” Seru YooBin setelah menyadari Tae Yeon..
“Kau berbeda sekali.. Terlihat lebihh… eemm… yeoppo..” Ujar Ga In
“Apa?!!” tanya yoobin kaget
“Haah!!! Nae Jin??” Seru dara berlari dari arah tempat kasir
Paman Min yang mendengar gemuruh di kedainya segera keluar dari dapur..
“Paman..” Tae Yeon datang dan berpelukan dengan Paman Min..
“Nae Jin.. Eh maksudku Tae Yeon, kenapa kau kembali kemari lagi??”
“Tetap panggil aku Nae Jin paman, sepertinya itu lebih cocok ehhee… usaha paman semakin maju?”
“Yaa.. begitulah, tapi Nae apakah ibumu tidak akan mencarimu lagi??”
“Emm.. Aku pergi baik2 kok.. hehhe..”
“Oke jika begitu, kau ke kamar menaruh barang2mu.. jika sudah, kembali kemari kita makan malam.”
“Baiklaah…”

Maybe Right I Love Her part 14

Hahahahahahaaaa… aku gak mampu berkata apa2.. posting sekali tiga membuat WP ku keserang komen banyak banget, nyampek kualahan aku.. fiiuuhhh……
Jadi bukan maksud saya mengabaikan partisipasi dari reade sayang sekalian ya.. untuk pertanyaan mengapa sica tiba2 naked gitu, emm.. aku juga gak tahu mereka ngapain *muka polos*

lanjuuutt aja yee….. yuuhuuuuu….


PART 14

“HENTIKAN!!” seseorang datang dari belakang TaeYeon..
“Jangan berani menyentuh adikku!!”
“Yuri~ssi…” koor mereka bersamaan
TaeYeon menengok kearah kakaknya… Yuri kemudian menarik tangan adiknya..
“kalian pergi..”
“baik..” patuh mereka dan pergi…
TaeYeon menatap kakaknya tajam melepas genggaman kakaknya dan berjalan  meninggalkannya..
“Taeng.. pulanglah!”
“Aku tidak akan pulang.”
“Ayah…”
TaeYeon berhenti melangkah saat mendengar nama ayahnya..
“Dia sakit..”
TaeYeon menundukkan kepalanya..
“Dia dalam keadaan sakit parah.. ku mohon sekarang ayo pulang..” Pinta Yuri


May Be Right I Love Her Part 13

Haloooo….. heheehehheheeeee…. [sok gak banyak dosa]
kangen saya yah?? *blink2*
Berisiikk… !!
reader bawa sniper 
pasti kangen.. banget kan malahan??
Heheheheheheheheeee…..
Gak berani banyak omong.. karena selama saya bersenang2.. buaanyaakkk banget yang nerror… wakakakakkaa… seneng banget dicari :D

Lanjut ajaaaa deeehh… yuukk marrii.. >>>

PART 13
Drttt…….drttttttttttttt…..
Yuri berusaha meraih hapenya yang berada di meja pinggir ranjang.. sangat sulit karena saat ini Jessica tertidur di bahunya..
Drrtttttttttttttttt…..drtttt…………….
“aiihh…” Yuri terus berusaha dan akhirnya berhasil meraih hapenya tanpa membangunkan kekasihnya yang tertidur lelap..
“halo..”
“………………..”
“ada apa pak Ahn??”
“………………………..”
“APAAA??!!!” kaget Yuri langsung terduduk.. membuat Jessica ikut kaget..
“ada apa sayang??”
Yuri mematikan Telponnya… dan menatap kearah Jessica..
“ayah..”
“ada apa?? Kenapa kau kaget seperti itu??”
“dia dalam keadaan sakit parah..”
Jessica kaget dan membesarkan matanya..
“aku harus pulang sekarang..” ujar Yuri bangun dan memakai pakaianya.. Jessica hanya menatap Yuri yang sudah bersiap2 pulang..
“aku pulang ya..” Ucap Yuri mendekat kearah Jessica dan mencium bibirnya..
“eem.. hati – hati..” jawab Jessica..
Yuri keluar.. Jessica berniat mau tidur lagi.. tapi kemudian Yuri menyembulkan kepalanya..
“sayang..”
Jessica menengok kearah Yuri dengan posisi yang hampir pewe untuk kembali tidur..
“mandilah… jangan tidur lagi..” ujar Yuri tersenyum..
“nanti..” cuek Jessica dan masuk kedalam selimut lagi..
“atau pakai baju.. kau ingin kembali tidur tanpa busana?? Jika krystal lihat pasti dia berpikiran aneh.”
“aah.. iya..yaa…” Jessica bangun dan meraih baju tidur tipisnya..
Yuri tertawa dan kembali pergi..
@rumah Kwon
“Ibu!!” Yuri berlari memasuki rumahnya..
“bagaimana ayah??”
Yuri beranjak dan menghampiri ibunya..
“Apa yang terjadi dengan ayah!! Jawab bu.. kenapa kau santai sekali??”
Ibu yuri hanya terdiam..
“Ibu..” Yuri mulai meneteskan air matanya..
Ibu Yuri berdiri dan menyerahkan sebuah kertas..
Yuri tak kuasa menahan air mata saat mengetahui keadaan ayahnya..
“Nae Jin..!!” teriak paman Min
“ada apa paman??” tanya TaeYeon..
“ini..” Paman Min menyerahkan sebuah surat kabar..
“bacalah.. disitu ada gambar seseorang yang memiliki wajah yang sangat mirip denganmu.. dia anak kedua dari keluarga Kwon.. keluarga kaya pemilik perusahan besar di korea selatan.. namanya Kwon TaeYeon.. kenapa orang itu memiliki ciri – ciri yang sama sepertimu??” jelas Paman Min..
Taeyeon terdiam saat membaca artikel yang memuat tentang dirinya dan keluarganya..
#Anak kedua dari pemilik perusahaan Kwon Enterprise. Sudah 2 bulan MENGHILANG#
“Nae Jin.. bukannya aku mencurigaimu.. tapi saat pertama aku menemukanmu.. aku tahu kau bukan orang biasa.. katakan padaku yang sejujurnya.. apa benar Kwon TaeYeon itu adalah kau?? Kim Nae Jin??” tanya Paman Kim
“……………..”

Maybe Right I Love Her Part 12

PART 12

“sampaikan pada bibi, suli, Jinki dan kak Yuri.. aku sayang mereka dan sangat rindu mereka..” Taeng berdiri dan melangkah pergi..
“oh ya sanja.. kau masih ingat dengan Tiffany?? Gadis itu?? Sampaikan juga padanya..” Ucap TaeYeon dan berbalik…

“menyedihkan sekali ya sangja?? mengapa yang aku suka justru tak bisa aku miliki?? aku menyukai gadis itu tapi dia di pihak lain?? baiklah..sampaikan saja itu padanya.. aku pergi..” ucap TaeYeon berbalik..

DEG….TaeYeon berhenti.. dia mengerjap – ngerjapkan matanya..
“benar kan sanja?? Baru aku mengucap namanya saja fatamorgananya sudah nampak disini..” Ujar TaeYeon seraya menengok ke sanja yang duduk sambil menjulur – julurkan lidahnya.. TaeYeon kembali melihat ke gadis yang dianggapnya fatamorgana..
“Dasar bodoh!!” ucap gadis itu menangis..
“……………….” TaeYeon diam terpaku bahkan sampai lupa mengedipkan mata menatap kearah gadis itu..
“Dasar orang bodoh!!” teriak gadis itu terisak..
“Tiffany??”
“Kau…dasar si Jutek yang bodoh!!” isak Tiffany dalam tangisnya…
“aku juga sangat merindukanmu,..” sambungnya..
TaeYeon terdiam..
“kenapa kau pergi?? Kenapa kau tiba – tiba menghilang??”
“…………” Taeyeon masih terdiam
“kenapa kau diam??!!” Tanya Tiffany dan mengusap air matanya yang mengalir deras..
GRAB…
TaeYeon menarik tubuh Tiffany kepelukannya…
“jangan menangis..”
“Jika menangis kau terlihat jelek.” Sambung TaeYeon
Tiffany melepas pelukan taeyeon dan memukul bahu Taeyeon pelan..
“gak lucu..” manyun Tiffany
“Jika seperti itu kau malah lucu dasar gadis kereta aneh..hahahaha..” tawa Taeng..
Tiffany terdiam saat melihat Taeng yang tertawa.. Dia mendekat dan memegang kedua pipi TaeYeon dengan tangannya.. Taeng berhenti tertawa seketika.. mereka saling tatap..
“jangan jauh dariku..” pinta Tiffany lembut..
Mereka saling mendekat dan semakin dekat.. entah siapa yang memulai duluan.. sepertinya TaeYeon..