Friday, February 21, 2014

Aku milikmu, kamu milikku [Part 8]

Aku milikmu, kamu milikku Part 8


PART 8

Yuri POV

Maaf Sica rutinitasku membuatku agak jauh darimu, kita jadi jarang bersama walau satu rumah, setiap malam aku lihat kau masih duduk di sofa menungguku, tapi aku hanya memberimu senyum karena aku sangat lelah. Dan malam ini juga, aku lihat kau sudah tertidur di kamarmu, kau tidur sambil memeluk foto kita bersama, aku juga rindu kebersamaan kita. Maaf Sica, aku menghampirimu yang tertidur, aku mencium keningmu dan membenarkan selimutmu.
“Yuri, baru pulang??” Dia menahanku saat aku akan melangkah keluar
“ah.. iya, kau tidurlah aku lelah aku juga mau tidur.”
“aku rindu sekali padamu, tidurlah bersamaku.”
“baiklaah…” aku tidur disampingnnya memeluk hangat dirinya
Ini hari minggu, aku masuk pagi
“aku berangkat ya, terima kasih sarapannya.”
“ya… hati2..”
Jessica POV

Huufftt,,, dia tidak menciumkku, hahh…..
Be-te!!
Yuri POV
“Hei 2 hari lagi kau ulang tahun ya??” tanya Soo Young
“ah,, masa?? Aku lupa??”
“kau ini bodoh sekali!!”
“haloo Yuulll…”
Sial anak ini lagi… dasar tante2…
“ah UEE, apa kabarmu??”
“baik Soo Young.”
“neh untuk mu,,” uee memberiku bungkusan
“apa ini??” tanyaku datar
“ini kado ulang tahunmu, besok kau ultah kan?? Aku ingin menjadi orang pertama yang memberimu kado ulang tahun.”
“orang pertama??”
“iya, teerima..”
Apa jessica mengingat hari ulang tahunku?? Kenapa malah anak ini yang menjadi orang pertama yang memberiku kado?? Hemmhh…. “terima kasih” jawabku datar
“kau ini sok perhatian?? Kau tidak tahu ya jika Yuri sudah punya Jessica??” Tegas Soo Young
“aku tidak perdulii, lagi pula apa kekasihnnya itu tahu jika esok, hari ulang tahun Yuri?? Padahalkan itu hari spesial Yuri, Kekasih seperti apa dia??”
“Ah, ulang tahunku bukan hari spesial, hari spesialku adalah saat aku bersama Jessica bersama.” Jelas Yuri santai
“hahahahaaa… aku suka kata2mu Yuri,,, kau memang mempesonaa. Kau dengar itu uee??”
Uee terlihat kesal mendengar itu, dia adalah anak Bos Siwon, dia itu centil, sok cakep, sok sempurna, dasar tante2, umur dia 2th diatasku,
“Diam kau Soo Young, aku tak perduli, Yuri aku sudah tahu jika kau tidak tinggal bersama Victoria dan Yoona, kau tinggal sendiri ya?? Aku mau maen kesana ya… boleh ya…”
“hah, terserah… aku tidak tinggal sendiri, aku tinggal sama pacarku.”
“hah!! Apa!!?  jika begitu, nanti aku ikut kau pulang!”
Uee lalu pergi aku masih terpikir suatu hal yaitu apa benar Sica tidak tahu hari ulang tahunku??
“tenang Yuri, Sica pasti menyiapkan sesuatu untuk ulang tahunmu.”
“hahhaahahaa… tak menyiapkan juga tak apa. Aku tidak seberapa tertarik.”
Waktuku pulang, aku harus buru2 kabur sebelum uee datang, aku tak mau dia membuat kacau..
“akuu pulangg..”
“hai Yuri,”
“Yoona, Victoria?? Ngapain kalian??”
“ih, kok tanyannya seperti itu?? Huu…” Yoona jengkel
“hai Yuri sudah pulang… sudah makan??” Sica keluar membawa minum untuk Yoona dan Victoria.
“ah sudah. Eh iya, ngapain mereka kemari??”
“mereka kan teman2 mu, hahahaa.. pertanyaan mu lucu.” Heran Jessica
Ting..tung…

“siapa??” Sica menuju pintu dan membukannya
“Yurii… kau kejam meninggalkanku..!!” tiba2 ada wanita yang masuk setelah pintu dibuka oleh sica, Sial.. bagaimana dia tahu alamat rumahku yang baru..
“heh!! Kenapa kau kemari!!” Yoona kaget melihat uee datang
“aah… hai Yoona.. hai Victoria…” Sapa Uee tersenyum manis..
“iya!! Kau ini masih saja mengejar2 Yuri?? Dasar tak tau malu.” Tambah Victoria
“ah…. apa urusan kalian?? ini aku bawakan makanan enak.” Uee mengeluarkan makanan yang dibawannya
“waah.. makanan??” Yoona berantusias
Dia ini paling doyan makan, mau sebenci apa dia kepada seseorang jika disogok menggunakan makan enak pasti luluh, dan pastinya dia juga menggunakan cara yang sama kepada Soo Young untuk mendapat alamat apartemenku..!!  mereka berdua!! Dasar setan makanan!!
“Hei..!! Yoona…” Victoria cemburu
“ah….apa sayang?? ini enak, uee terima kasih yaa.” Tentu membuat Victoria makin cemburu
“ah Sica ini anak bosku tempat aku bekerja, namannya uee.” Aku memperkenalkan uee pada sica
“ah hai uee, aku sica, akuuu…”
“jadi dia yang namannya sica?? Em, dada tidak menarik, tubuh kecil kurus, kurang tinggi, kenapa bisa kau jatuh hati padannya Yul?? Masih bagus body aku kemana2.” Sica memperlihatkan muka kecutnnya
Jessica POV
Sialan anak ini!! baru kenal sudah bilang aku mempunyai badan yang tak menarik, memang dia lebih tinggi dan lebih berisi dibanding aku, begini2 aku juga bisa memberi kepuasan sama Yuri.. sialan, apa maksud dia! Dasar tante2…. Cihh..!!
Sesungguhnya aku kawatir karena banyak sekali orang yang suka sama Yuri, bukan puluhan bahkan ratusan, dia yang punya daya tarik luar biasa, aku yang beruntung mendapatkannya hanya bisa memberi cinta saja…. Yuri…. aku cinta kamu…
“heh!! Uee… kau bilang tubuhmu menarik, kau ini lebih tidak menarik dibanding sica, dasar tante2, Yuri tu selalu menganggapmu tak ada, tapi kau masih saja tak tau malu mengejar2nnya. Jelas saja Yuri lebih memilih Sica, dilihat dari segi dalam dan luarnnya, dia jauuhhhh… lebih sempurna dibanding kau.” Jelas Victoria tajam
Waaawww…. tajam sekali kata Victoria, Victoria jika sedang diam terlihat aura dia yang lembut penuh kasih dan menawan tapi jika sedang bicara aura dia sadis sekali, apa lagi lau lagi ngamuk… seperti dewi yang berubah menjadi monster
Tapi tetap saja wanita yang bernama uee ini tidak perduli… dasar muka tembok!!
“Dibanding Sica kau tak ada apa2nnya apalagi di banding Victoria. Hahaahahhaaa…” tawa bangga Yoona
“sayangg..” Victoria bergelayut manja
Malamnya setelah mereka semua pulang.. Tapi sesungguhnya uee ngeyel gak mau pulang.. tapi Yoona dan Victoria menyeretnya kasar keluar dari apartemen..
Jessica POV
“sica,,, sudah tidur??” panggil Yuri yang tidur disampingku
“ah..ada pa Yul?”
“soal uee tadi, aku tidak suka padannya, dia itu tante2 yang rese, bagiku kau sudah sempurna, kau sudah cukup bagiku, biar kata dia.. kau kurus dan apa lah..”
“Yuri…aku percaya padamu..” jawabku tersenyum seraya menutup bibirnya dengan satu jariku
Kami saling tatap dalam remang cahaya kamar, aku rasakan tangan Yuri sudah mulai menjelajahi tubuhku, perlahan dia mulai melepas satu persatu kancing baju tidurku.. selain itu bibir kami saling berpacu dalam kelembutan, Dia berpindah posisi berada diatasku.. tangan lembutnya mengusap pundakku menyebabkan tali braku turun, dan tangan kirinya leluasa bermain dengan itu. Kamar yang dingin karena AC kini aku rasakan semakin panas, Dia mencium bibirku, pipiku, leherku dan sampai dadaku.. Dia menarik perlahan pengait bra dan melepasnya,
“Ahh… Yuri~aahh…” desahku saat Yuri mencapai bagian sensitifku
“Sica aku suka ini.” Yuri terus sibuk dengan kepunyaanku
Yuri menyusuri semua tubuhku, tak ada satupun bagian yang terlewatkan.. Aku merasakan panas dan dingin atas semua sentuhan lembut dari bibir Yuri.. Tangan jahilnya mulai menggerayangi pahaku..
“Ahhh… Yull…” Aku merasakan tangannya mulai nakal
Selagi tangan – tangan Yuri bermain dengan kepunyaanku.. dia mencium sangar pada bibirku..
*tetooot!! SKIP!!*
Dan sampai pagi aku masih tidur tanpa busana dipelukan Yuri, aku mengenakan pakaian tidurku yang tipis dan melangkah keluar menuju dapur, menyiapkan sarapan masih terlalu pagi untuk bangun,..
aku menyeduh teh untuk kami berdua, dan aku dengar dia keluar dari kamar
“Tumben bangun duluan??” tanyannya sambil memelukku dari belakang
“demimu aku banyak belajar.” Jawabku sambil berbalik dan menciumnnya
“hahhahaaa… banyak belajar?? Untuk memasak masih aku yang masak.”
“yah…aku beluh mahir untuk itu, tapi semua yang aku buat untukmu sudah aku bumbui dengan cinta.. hehe..”
“ah…. berlebihan sekali kau ini, aku mandi dulu ya?? Mau bareng??” tanya Yuri menggoda
Wajahku memerah, “Ya..Yuri Byeontae.” Ledekku
“hahahahaahaaa… wajahmu lucu sekali jika seperti itu.” Dia mencubit hidungku pelan
Kami berangkat kesekolah seperti biasannya, dan ini berarti sampai jam 10 malam aku tidak bertemu Yuri, hemmhh…
-TBC-
aha..aha..aha… BANG!! *nyanyi lagu after school*
Ada yang di skip….. jangan marah ya….   *padahal sengaja*
huahahahahahahahahahaaaaaa………. alamakkk… kaburr…….

No comments:

Post a Comment