Friday, February 21, 2014

Aku milikmu, Kamu milikku [Part 6]

Aku milikmu, Kamu milikku Part 6


PART 6
“wah, enaknnya satu sekolah dengan kekasih.” Ledek Yoona
“kau iri??”
“em tidak sieh, andai saja victoria sekolah disini.”
“hahaahaa… mana mungkin dia kembali ke SMA kelas 3??”
Victoria adalah kakak kelas kami dulu saat SMA kelas 2, tapi kami mulai dekat saat SMP. Sedangkan aku sudah bersahabat lama dari kami kecil. Dan sudah lama sekali menyimpan rasa kepadannya. Tapi untuk apa aku pikirkan?? Sekarang dihatiku sudah ada penggantinnya yaitu Jessica
“kau tidak kawatir dengan keamanan Jessica??”
“kenapa??”
“haha..kau tidak ingat setiap ada gadis yang dekat denganmu kecuali aku pasti saja esoknnya kabarnnya dia pindah sekolah.”
“heh!! Awas saja jika dia berani macam2 dengan Jessica.”
“kau tadi berangkat bareng bersamannya dan pasti sudah ada gosip tersebar. Kita ini icon sekolah, gosip pasti cepat sekali tersebar seperti virus flu babi.” Jelas Yoona
“gelar kita sebagai Trooper membuat kita susah untuk dekat dengan orang lain.” Keluhnya
“mau kita dekat dengan laki2 atau perempuan, susah sekali, untung saja kekasihkku tidak sekolah disini, jadi aku aman2 saja. Hahahahahaaaa…..”
“aku malah senang karena bisa melindunginnya dengan mudah.”
Jessica POV

“Eh, itu anak yang tadi berangkat sama Yuri kan??”
“iya… wah anak itu pasti tidak aman, dia akan menjadi korban gang Luna selanjutnnya.”
“memang sie lebih cantik dari Luna.”
“apa bukan itu yang membuat dia tambah dalam keadaan berbahaya??”
“iya juga ya…”
“ada apa sie dengan mereka?? Kenapa mereka berbisik2 seperti itu?”
Aku pun berjalan menuju kelasku, setiap itu aku selalu melihat orang2 yang berbisik kearahku, ada apa ya?? Apa penampilanku hari ini aneh?? Ataaauuu… mereka melihat kissmark Yuri di leherku?? Aku mengambil cermin dan berkaca, ah.. tidak terlihat tuh. Atau aku terlihat gemukan?? Apa perduli mereka jika seperti itu?? Aku bukan orang yang mencolok di sekolah, lalu kenapa?? Atau aku semakin cantik?? Hahhahaa…..
“selamat pagi Sica.”
“pagi…teman2ku sayangg…”
“Sica, hari ini kau berangkat sekolah bareng Yuri ya??” tanya Tae Yeon
“ah, iya tentu lah.” Jawabku bangga
“sepertinnya anak ini belum tau sesuatu.” Jelas Tiffany
“iya, selama ini hanya dia yang tidak pernah tau tentang gosip sekolah atau apa saja tentang isi sekolah, hanya suka baca buku di perpus, dasar kutu buku!!” Ejek HyoYeon
“emang ada apa?? Eh iya sedari tadi aku merasa anak2 sekolah selalu berbisik kearahku jika aku lewat, ada apa ya??” tanyaku heran
“tentu saja, kau sudah menjadi topik hangat di hari pertama sekolah.” Jawab Sunny
“hah!! Kenapa??”
“ya, karena tadi pagi kau berangkat bareng sama Yuri.”
“emang kenapa?? Dia kan pacarku.”
“Sttt……” Tae Yeon membekap mulutku
Dan kulihat banyak anak dikelas kami yang melihat kearah kami
“ada apa sieh??!” tanyaku heran dan dongkol
“begini ya Sica, Kau tidak tahu jika Twin Trooper yang beranggotakan Yuri dan Yoona ada persatuan fans? yaitu Trooper fever yang diketuai oleh Luna, gadis cantik yang terkenal sangar dan ganas.” Jelas Tiffany
“hah??” aku heran
“pacarmu itu, termasuk icon sekolah dan menjadi idola banyak sekali siswa, bukan banyak lagi bahkan hampir semua.”
“lalu??”
“pasti gosip itu sudah sampai di telinga Luna, dan tentunnya Luna tidak akan tinggal diam, kau tahu murid 3-7 yang bernama Ga In yang pindah sekolah itu??”
“aaa…aku tidak ingat.”
“Ya Ampun, dia teman klub mu.” Tae Yeon mengetok kepalaku dengan buku
“ooo… ya aku ingat, kenapa dengan dia??”
“Dia pernah mendekati si Yuri, tapi setelah beberapa saat dia tidak pernah terlihat di sekolah dan seminggu kemudian dia pindah sekolah.” Jelas Tiffany
“aku dengar dari sahabatnnya dia di teror sama Trooper fever dan dia tak tahan makannya dia pindah.” Tambah HyoYeon
“dan sekarang, aku kawatir kau jadi korban selanjutnnya, Ga In yang hanya mendekati saja diteror seperti itu, apalagi engkau yang sudah jadi kekasih Yuri.” Jelas Tiffany lagi
“ah,,aku tidak takut, lagian siapa itu si Luna?? Yuri tidak pernah cerita, lagi pula aku satu sekolah dengan dia, pasti Yuri akan melindungiku.” Jawabku tenang
“Iya, yang membuatku kawatir, gedung kelas kalian berbeda dan si Luna itu kelas 3-3 dekat sekali dengan kita.” Sunny memegang pundakku
“kan ada kalian, kenapa aku mesti takut??”
“Jessica sayang, kau tidak tahu Trooper fever ada berapa?? Ratusan, dari kelas 1 – kelas 3, banyak sekali anggotannya.”
“hah??” aku heran, aku tidak menyangka Yuri banyak sekali fansnnya, ada rasa sedikit bangga, tapi juga ada rasa sedikit kawatir. “kalian serius??”
“maka dari itu kami kawatir, makannya mereka berdua tidak pernah didekati, mau yang mendekati laki2 atau perempuan pasti kena selidik oleh salah satu Trooper fever, hanya ada 5orang yang berperan penting dalam persatuan itu.” Jelas HyoYeon
“dan 5 orang itu Luna sang leader, Nicole, Gyuri, sandara, dan Jiyoung.”
“kau si sica terlalu kutubuku!!” Keluh Sunny
“menurutmu, Yuri tau tidak jika aku dalam keadaan seperti ini??”
Aku lemas mendengar penjelasan Tiffany, jika yang aku hadapi hanya 1 orang tidak apa2. Tapi ini?? dan diketuai oleh Luna si ganas itu, mendengar ceritannya aku saja ngeri apalagi melihat orangnnya, Kwon Yul help me baby…. aku percaya kau melindungiku.
Dringggggg……
“aku sudah lapar, ke kantin yuuk.”
“ah,,oke…” mereka bersama keluar kelas…
“Hai…kau sica ya?? Aku teman sekelas Yuri, karena kawatir akan menjadi perhatian banyak orang dia menyuruhku menyampaikan pesan, kau di tunggu dia di taman belakang.”
“ah,,,iya…”
“waah…romantisnyaa.. oke kami kekantin duluan.”
Jessica POV
Aku berjalan menuju taman belakang, dimana ya Yuri?? Kok tidak ada?? Aku berjalan dan tiba2…
Bruuukk… aku terjatuh dan tersungkur, aku merasa ada yang menyangkut dikakiku..
“maaf, aku salah menaruh kaki.” Sahut seseorang dibelakangku, aku menegok kearahnnya
“hah!! Siapa kalian?? Sakit bodoh!! Lihat kepalaku aah!! berdarah?!!” Aku memegang dahiku yang lecet.
“Luna kita apakan dia??” Luna?? sepertinya pernah dengar.. HAH!! dia!! Mati aku!! Jadi mereka Trooper Fever??
“em, kita berkenalan aja dulu, aku juga belum mengenal anak ini, aku ingin tahu ada hubungan apa dia dengan Yuri.”
“hei!! Kau!! Ada hubungan apa kau dengan Yuri??”
Aduuhh… mengaku gak ya?? Jika mengaku aku pasti tak selamat, jika tak mengaku nantinnya juga aku pasti tak selamat.
“jawab!! Kau tuli??”
“ah…eh…. itu… anu….”
Sementara di tempat lain dikantin
Yuri POV
“kau tidak pesan makanan??” tanya Yoona
“aku menunggu sica.”
“duuhh…romantisnnya.”
“itu mereka Yul, tapi dimana Sica?”
Aku menengok kearah kawanan Sica
“lo Yuri?? Bukannya kau sedang bersama Sica??” tanya Tae Yeon
“iya, kenapa kau ada disini??”
“Bersama Sica?? Bagaimana bisa?? Aku justru sedang menunggunnya.” Jawabku heran
“tadi ada orang yang menyampaikan pesan jika kau menunggunya di taman belakang.” Jelas Sunny
Aku dan Yoona saling pandang
“Gawat Yul!!” Yoona terkejut dan aku mengerti apa yang ada dipikiran Yoona
“mereka!!” Aku langsung berlari kearah taman belakang
Aku yakin pasti dia dan para krunnya yang berbuat ini. Siall!!
“kenapa??” tanya Tae Yeon
“ini pasti Luna.” Tebak Yoona
“apa!!”
“gawat!!”
Dimana kau Sica??
“maaf, Kau lihat Sica??” Aku bertanya kepada seseorang
“sica siapa?? Wahh… Trooper bertanya padaku…”
“hei,, kau melihat sica tidak!!”
“eehh…yyang bersamamu tadi pagi ya?? Dia disana bersama Luna.”
“eh, benar mereka ada hubungan spesial, Yuriku sudah mempunyai kekasih hati..”
“tapi ini akan jadi seru.”
“bodoh!! Kenapa begitu??”
“Yuri terlihat panik sekali, pasti dia tidak terima jika terjadi sesuatu pada Sica.”
“Pantas Sica menarik hatinnya, dia lebih cakep dibanding Luna.”
“Sttt… jika ada yang dengar bahaya.”
“Kau tidak mau menjawab??!! Ayo mengaku ada hubungan apa kau dengan Yuri??!”
“aah….”
“jawab!! Apa mau ku buat lecet wajah halusmu itu!!”
“jangaann….tidaaakk…!!”
“Gyuri, lakukan tugasmu!!”
“aku senang sekali melakukan ini!!”
“hei,,kalian mau apakan aku??”
“KALIAN!!! Jangan pernah menyentuh dia!!” Aku kaget melihat 5 orang gila itu sedang mengerjai Jessica, aku lihat Jessica terluka bagian jidatnnya
“Yuri…” Sica menangis
Aku menghampirinnya dan melindunginnya
“Yuri??” Kaget Luna
“kau!! Berani sekali membuat dia terluka!!”
“ada hubungan apa kau dengannya? Kenapa kau sangat perduli padannya!!”
“Luna!! Ini bukan urusanmu!!”
“menjadi urusanku karena selama ini aku sangat perduli padamu, tahukah kamu aku mencintaimu! Sudah banyak kali aku mengutarakan keseriusanku, tapi kau tak pernah perduli!!”
“Hah!! Wanita berhati busuk sepertimu tidak menarik perhatianku!! Selama ini perbuatanmu aku diamkan, tapi kau sudah melukai orang terpenting bagiku!! Kau tak ku maafkan!!”
“terpenting??” mereka semua heran
“iya, dia kekasih hatiku!! Jangan pernah sekalipun kau menyakitinnya, menyentuhnnya bahkan melukainya!! Jika terulang!! kalian semua akan berhadapan denganku!! Aku tidak segan2 membunuh kalian semua!!” Ancamku dan berhasil membuat mereka terdiam ketakutan
“sekarang enyah dari sini sebelum aku bertindak lain!!”
“Luna sebaiknya kita pergi!!”
“Yuri!! Kau!! Aku tidak terima!!”
Mereka semua pergi, aku lihat Sica merintih memegang kepalannya
“Sica, kau tidak apa2?”
“tidak apa2 apannya!! aku tersungkur dan jidatku jadi seperti ini, kau bilang tidak apa2?! Fans gilamu itu mengerikan sekali.”
“mereka memang orang tidak waras!! Sini kulihat lukamu.”
Aku meniup pelan luka lecetnnya, aku mengoleskan salep secara perlahan, lalu aku plester lukannya dengan Band AID
*“dapet dari mana Yul??” “Ah!! diam kau El!!” “Iya Maaf Yul onnie ^^”*
-Lanjut-
“aww.. sakitt…”
“maaf. Aku berjanji mereka tidak akan pernah berbuat seperti ini lagi, liat aja mereka jika berani melakukannya!!”
“terima kasih Yuri.” Dia menggenggam tanganku
“Sudah menjadi tanggung jawabku.” Aku mencium tangannya lembut..
“Yuri, aku bangga sekali mempunyai pacar seorang idola sekolah.”
“kenapa kau bangga??”
“em…karena aku merasa beruntung mendapatkanmu.”
“hahahahaaaa… kau ini… masih sakit??”
“nyeri sedikit.”
Lalu aku mencium kening jessica pelan
“Yuri, kau berani menciumku di tempat seperti ini??”
“ah kenapa sepi juga. Bagaimana nyerinnya berkurang??”
“Sedikit.. Eh baru saja kau bilang sepi??”
“ah… iyaa… kenapa?? Mau lebih??” godaku, aku masih tidak sadar maksud Jessica
“itu berarti,,,” Kami saling tatap
“udah masukk!! Gawat!!” Seru kami bersamaan
Kami berdua berlari menuju gedung kelas masing2.
Jessica POV
“Dahi mu kenapa??” tanya Tiffany
“apa benar kau dikerjai Luna dkk??”
“Sialan mereka!!” marah Sunny
“Ahh.. ini,, tak apa, cuma luka ringan, sudah sembuh karena hero Yul yang menyembuhkannya.”
Tadi dia begitu mempesona, dia bilang aku terpenting dihatinnya, ah senangnnya… aku makin menyayangimu Yul, aku makin tak ingin kehilanganmu.. Yuri kau hebat bisa membuatku takluk…
Aku senyum2 sendiri seperti orang gila…
“Luna itu masih saja mengejar2 Yuri, padahal sudah berkali2 ditolak.” Jelas Sunny
“berkali2?? Maksudmu??”
“iya Yuri sudah menolak beberapa kali, karena Luna selalu menyakiti orang yang berusaha dekat dengan Yuri, Yuri itu baik sekali, selalu menyelamatkan fansnnya dari serangan 5 psiko itu..”
“Jadi dia pernah menyelamatkan orang lain selain aku??” aku merasa cemburu
“dia itu orang yang baiik sekali, tapi sepertinnya kali ini penyelamatan yang spesial.” Jelas Hyo Yeon
Jam pelajaran berakhir, waktunnya pulang kerumah, aku lupa jika sepulang sekolah Yuri langsung bekerja, jadi aku tidak pulang bareng dia. Huufft.. bertemu lagi nanti jam 10 malam, tidak mengasikkan..
aku pulang bersama teman2ku, kecuali Sunny karena di jemput oleh Soo Young, senang melihat mereka akur lagi,
-TBC-
ahaaa…ahaaa…aha……aaaa………….
yiiippiiiiieeee……….
*ngilang*

No comments:

Post a Comment