Wednesday, May 21, 2014

The Beauty In Ugly part 5

Sedikit..demi sedikit……. little by litlle… jugumsik..jugumsik….
lama..lama…jadi..
.
.
.
.
.
.
.
.
.
suram…… hehehe.. :D
lanjut aja deh… parno merasakan hawa buruk dari reader…
hehe…
karena ini ff……
PART 5

Saat istirahat.. SooYoung dan kawan2 menghampiriku.. tak cuma mereka berlima tapi banyak..
“Hei!! Jangan berkerumun!!” Perintah SooYoung.. dan beberapa dari mereka agak menjauh..
“kau orang korea?? Aku juga.. namaku Choi SooYoung.. tapi di jepang aku dipanggil SuYon..”
“Aku Jessica..”
“Aku Hikari”
“Aku Izumi”
“Aku Deka”
“Aku Tomaki”
Mereka memperkenalkan namanya satu persatu.. aduh plis deh… aku dah kenal kalian tahu.. aku cantik aja mereka mendekat.. dulu saat aku jadi Pila.. aku selalu menikmati awal sekolah secara ekstrim..
“bangku ini kosong.. siapa yang menempatinya dulu??
“Putri kodok.” Cletuk Deka
“iya.. dia pindah secara gak jelas.. syukurlah pindah.. aku sudah bosan menjadi pelayan dia.”
“pelayan??”
“Opps.. pengawal..”
“iya.. jika saja bukan karena Yuri aku tidak akan mau.”
“Yuri??”
“iya.. pacar Yuri..” Pacar.. aku lupa saat itu.. Mereka menganggapku pacar Yuri walaupun sesungguhnya bukan..
“Yuri?? Siapa??”
“dia kakak kelas kami, kakak yang sangat keren.. cool..pandai.. dan termasuk dalam idola sekolah kami..” jelas Deka
“dan mungkin nantinya kau bisa masuk ke dalam kategori idola sekolah.” Usul Tomaki
“Idola? Sekeren apa sih dia itu??”
“Kereen?? Sangat..” Seru Izumi yang adalah fans dari Yuri
“Tapi semenjak putri kodok itu pergi Yuri jadi semakin pendiam, memang dahulu dia orangnya sangat diam dan cool, semenjak kenal dengan Pila dia agak hangat.. eh Pila pergi sekarang kembali seperti dulu malah lebih menyeramkan.” Jelas SooYoung panjang lebar
Yuri?? Kehilanganku??
“Sica?? Kenapa melamun? Apa kau sdang membayangkan wajah Pila? Hahahaa..” Tawa Deka
“Ah… Tidak..”
“Em…Pila?? kenapa kau bilang dia putri kodok.. dan anehnya.. kenapa kalian heran dia menjadi pacar Yuri??”
“Iya si Pira.. Putri kodok”Ujar Hikari
“Pila bodoh!!”
“ah iya.. Pira..”
“Pila..P..i..L..a..” Dekte SooYoung
Aku mengerti orang jepang agak sulit mengucapkan huruf L.. selalu terdengar menjadi R..
“terserah..” pasrah Hikari
“yah.. bukan kau saja yang heran.. kami juga.. Yuri orang sekeren dia.. punya pacar seorang putri kodok?? Ahahaahahahaaa…” tawa mereka bersama..
SIALAN.. cewek jerapah ini…
“nanti istirahat aku perkenalkan kau denganya.” Ujar SooYoung


Yuri melamun sendiri di kantin sekolah..
“Pila.. kenapa aku merasa kosong tanpamu?” Yuri menatap kearah hapenya.. menatap tajam kearah foto mereka berdua yang dia jadikan wallpaper..
“Bodoh aku.. kenapa saat itu aku tidak menerima cintamu.. jelas2 aku sekarang merasa menyesal..” Ujar Yuri..
“Senpai..” Yuri kaget dan melihat kearah seseorang yang datang..
“Menggangguku saja!! ada apa?” keluh Yuri
“Gomen..” ujar SooYoung
“kami mau memperkenalkanmu dengan seseorang.”
“Siapa??” jawab Yuri cuek..
“Jessica..” panggil SooYoung dan Aku berjalan mendekat.. Yuri hanya menatapku datar..
“Dia.. teman baru kami, orang korea juga.. tapi dari amerika..” jelas Izumi
Yuri memasang wajah cueknya.. “yaa.. salam kenal aku Yuri.. Kwon Yuri.. nama korea ku.”
Dia..kenapa wajahnya seperti itu.. seharusnya dia terpesona denganku…

Sepulang sekolah.. aku masih berdiri didepan gerbang menunggunya keluar.. 20 menit menunggu akhirnya dia keluar juga.. aku tersenyum saat dia melangkah semakin dekat… aku membungkukkan badanku dan menyapanya… “Halo..” bungkukku… dan apa yang ku lihat dia tak ada didepanku.. aku menoleh kebelakang dan dia sudah berjalan jauh dibelakangku, berarti tadi dia melewatiku dan tidak menerima salamku??
“Senpai… Yuri senpai..” panggilku.. aku berlari mengejarnya.. tapi dia tidak perduli dengan panggilanku..
“yuri senpai..” aku meraih tanganya.. dia berhenti dan menatapku..
“ada apa??” tanyanya dingin
“aah… ttiiidakk..” Dia menatap dingin kearah tanganku yang memegang lenganya..
“Maaf..” ucapku melepasnya
“jika tidak ada urusan! Jangan mengangguku!” Ujar Yuri dan berlalu pergi..
Dia… tidak terpesona denganku…
mengapa dia terasa hangat saat aku menjadi Pila??
Aku terus mengikutinya… dan dia masuk ke kedai dimana aku dan dia dulu sering kesitu..
Dia duduk dan memesan makanan, dia melihat kearahku yang duduk tak jauh darinya..
“Heh..” Yuri mendengus pelan

“Kau mengapa kau terus saja mengikutiku?!!” marahnya
“kau tidak terpesona dengan kecantikanku??”
“HEH!! Kecantikanmu!!” sinisnya..
“iyaa… semua murid di kelas mengaggumiku tapi kenapa??”
“ingat satu hal!! Miss Jung.. Itu tidak berlaku untukku!!” Tegas Yuri..
“Oh ya?? Mengapa??..”
“Menjauhlah dari ku karena percuma, Dihatiku sudah ada yang menghuninya.” Datar Yuri tanpa menatapku
“Siapa??” Gumanku
“dan kau berhenti menggangguku!! Kau tidak akan pernah bisa menggantikanya..!!” Ucap Yuri dan meninggalkanku,, menangiiss…
“aku di tolak…hmm..untuk ke dua kali..” Lirihku.. “aku harus bagaimana lagi??”
Aku melihat Yuri yang melangkah semakin jauh..

“Bisa – bisanya dia bertanya mengapa aku tidak mengaguminya??” Kesal yuri dan membanting tasnya ke kasur..
“dia kira dia cantik apa!! Percuma saja jika dia tidak mengerti apa arti cantik itu..”
Yuri membanting badannya ke kasur..Dia memejamkan matanya..
“Pila..” gumanya pelan.. “ada dimana kau sekarang??”

“kak… makan malam..”
“aku sudah makan.” Jawab Yuri dari dalam kamar
“dimana kakakmu??” tanya Ibu Yuri dan Yoona
“dia semenjak ditinggal pergi oleh Pila, menjadi aneh..” jawab Yoona seraya menggeser kursi untuk duduk
“Gadis kacamata itu??”
“iya… gadis norak itu.. aku heran kenapa kakak bisa menjadi seperti itu gara – gara di tinggal oleh Pila.. padahal dia keren.. idola sekolah.. pasti banyak cewek cakep yang mau denganya..”
“Yoona!!” tegur Ibunya
“Iya..maaf..”
“Lalu dimana Pila??”
“Aku juga tak tahu..”
“Bukanya kau juga dekat dengan adik sepupu Pila??”
“Aku juga tidak tahu keberadaan Shin Hye..”
“Kau tak merasa kehilangan?”
“Entah Bu..” Jawab Yoona santai..padahal dalam hatinya merasa perasaan yang sakit juga..
“Aku juga merindukan Shin Hye..” Gumannya

Ting…toong…
“bukakan pintu…”
“oke..” Yoona berjalan membukakan pintu..
Yoona terteguunn…
“Shin Hye??? Apa aku mimpi??”
“Yoona…??” Shin Hye langsung memeluk Yoona
“………….” Yoona tersenyum membalas pelukanya
“Bisakah kau ikut denganku??”
“mmmhh… Kemana???”
“Ikutlah…”
Shin Hye langsung menarik tangan Yoona..
“Sebentar, aku pamit dengan Ibu..”
“Ibu aku pergi sebentar.. ada keadaan darurat!!” teriak Yoona
“anak itu.. bisanya mencoba menipuku, jelas2 aku melihat Shin Hye” Ibu yoona geleng2 kepala..

“kau bilang kakakmu pindah?? Dan saat itu kau bilang padaku, kita berpisah..sekarang kau ada.. maksudmu apa??”
“iya.. tapi sekarang ada sesuatu yang harus kau ketahui.” Jelas Shin Hye terus menggandeng tangan Yoona
“kemana sih??”
“sudah ikut saja.”
Mereka berjalan menaiki bukit, dan memasuki rumah kecil..

“Pila noona??”
“Hai.. Yoona..” sapa Jessica yang menyamar menjadi Pila
“Pila noona.. kakak sangat frustasi saat kau pergi tanpa jejak..”
“frustasi??”
“iya.. dia jadi sering pulang malam dan uring – uringan..”
“kau harus tahu sesuatu yoona..”
“apa??”
Aku menghapus make up ku… Yoona terdiam dengan mulut menganga…
“inilah aku sebenarnya.. aku bukan seseorang yang bernama Jung Pil Ah, tapi seseorang dengan nama Jessica Jung SooYeon.” Jelasku..
“Noona..ternyata kau cantik sekali..” Puji Yoona masih terpana..
“Yoona!!”
“ahh.. maaf… Shin Hye..”
“kau memuji seseorang didepan pacarmu??” tanyaku dan kudapati Shin Hye memasang muka marah..
“maaf… sungguh maaf.. kau juga cantikk.. buktinya aku lebih tertarik untuk memacarimu.” Elak Yoona

“jadi mengapa kau seperti ini??”
Aku menceritakan semuanya.. Yoona tersenyum heran..
“aneh..aneh saja.. demi mencari cinta sejati kau seperti ini??”
“Iya.. Kakakmu adalah orang yang selama ini aku cari..”
Yoona menggut – manggut..
“Aaaa… memang kakak seperti itu, padahal ada banyak cewek cantik datang kerumah untuk ingin mnemuinya, tapi dia selalu acuh,. Hingga ku kira Yul Hyung itu gay..” Jelas Yoona
“dan sekarang aku sedikit sedih melihatnya tak bersemangat seperti itu..”
Jessica terdiam..
“aku ingin menemuinya dengan seorang Pila.. tapi aku takut jika aku terus menyembunyikan Identitasku, dia akan membenciku..” Jelas Jessica
“Pila noona.. eh maksudku Jessica noona..aku ada rencana.”Ujar Yoona timbul sebuah ide.. dan dia menjelaskan idenya..
“apa kau yakin??”
Yoona ngangguk pasti seraya mengedipkan matanya ke arah Shin Hye..
“bisa di coba Sica.” Ucap Shin Hye
“Heemm…akan aku coba..”
“Pasti berhasil..ya nggak??” bangga Yoona seraya merangkul pundak Shin Hye..
“Apa sih…ihh..” Shin Hye mendorong bahu Yoona..
“aku kan rindu kamuu..”
“Isshh…. Aku tak percaya.. kau tak mencariku.. kata Kevin juga kau dekat dengan cewek lain di sekolah.. dasar player cap keong racun.”
“Ehh?? Tidak.. Kevin itu berbohong..”
“Ciihh….” Acuh Shin Hye memalingkan wajahnya dari tatapan Yoona
“Tenang Sica noona.. aku akan membantumu.. yakinlah aku pasti jadi adik iparmu..”
Sica cuma tersenyum..dan mengangguk pelan..

-TBC-

dangsin!!!
wakakakakakakkakakaaa………… lariiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii……

No comments:

Post a Comment